News

Waketum PPP Minta Kadernya Tak Ambil Pusing Masalah Pencopotan Suharso

Waketum PPP Minta Kadernya Tak Ambil Pusing Masalah Pencopotan Suharso
Workshop Nasional Bimtek PPP di kawasan Pecenongan, Jakarta, Senin (5/9/2022) (AKURAT.CO/PETRUS C. VIANNEY)

AKURAT.CO Wakil Ketua Umum DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Amir Uskara meminta para kader di daerah tidak perlu memusingkan masalah pemberhentian Suharso Monoarfa dari jabatan Ketua Umum.

Amir menegaskan, kisruh di internal akan diselesaikan oleh pengurus pusat.

"Kalau ada persoalan di DPP biarlah DPP yang menyelesaikan," tutur Amir saat membuka acara Workshop Nasional PPP di kawasan Pecenongan, Jakarta, Senin (5/9/2022).

baca juga:

Di samping itu, Amir menuturkan, besar kecilnya partai tergantung suara di tempat pemungutan suara ketika Pemilu. Sehingga, fokus kader di daerah untuk menyiapkan kemenangan di Pemilu.

Ia menegaskan, isu-isu yang terjadi di pusat tidak perlu dipikirkan oleh kader daerah.

"Bahwa suara besar kecilnya partai ada di TPS, ini jadi tanggung jawab teman-teman daerah. Tidak ada di pusat," urai Amir.

"Kenapa saya sampaikan karena saya ingin kita sama-sama menjaga partai ini," sambung dia. 

Terakhir, Amir menjelaskan perihal pemberhentian Ketua Umum telah diputuskan majelis syariah, majelis pertimbangan dan majelis kehormatan. DPP juga mengambil sikap melalui Mukernas yang dihadiri 30 DPW.

"Tentu masih ada proses apapun itu sekali lagi apapun itu saya bersama teman-teman DPD pasukan ada di daerah," tukas dia.

Sebagai informasi, Wakil Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Amir Uskara resmi membuka acara Workshop Nasional PPP di kawasan Pecenongan, Jakarta, Senin (5/9/2022). 

"Saya nyatakan dibuka," kata Amir yang diiringi teriakan para tamu yang hadir. 

Namun, pembukaan acara Workshop Nasional tidak dihadiri oleh eks Ketua Umum PPP Suharso Monoarfa dan juga Plt Ketum PPP Muhammad Mardiono. 

Amir mengatakan, konflik internal yang terjadi di PPP turut dirasakan para kader sehingga terjadi hal yang tidak diinginkan itu.

"Pasti teman-teman (kader) merasakan sesuatu yang kurang baik apabila partai kita ada sedikit dinamika," ujar Amir. []