News

Waka Komisi X Desak Kemendikbudristek Keluarkan Surat Edaran Pencegahan Hepatitis Akut

Kemenkes telah mengeluarkan surat edaran, namun untuk khalayak umum.


Waka Komisi X Desak Kemendikbudristek Keluarkan Surat Edaran Pencegahan Hepatitis Akut
Wakil Ketua Komisi X DPR Hetifah Sjaifudian (AKURAT.CO/Sopian)

AKURAT.CO, Wakil Ketua Komisi X DPR Hetifah Sjaifudian mendesak Kemendikbudristek untuk melakukan langkah penanggulangan dengan mengeluarkan surat edaran langkah pencegahan hepatitis di lingkungan sekolah. 

"Kemenkes telah mengeluarkan surat edaran, namun untuk khalayak umum. Oleh karena itu, saya mendesak Kemendikbudristek agar turut mengeluarkan surat edaran langkah pencegahan virus hepatitis khususnya di lingkungan sekolah, " kata Hetifah dalam keterangannya, pada Jumat (13/5/2022). 

"Misalnya, sementara waktu, kantin wajib tutup, pelajar wajib bawa bekal, protokol kesehatan seperti cuci tangan dan memakai masker juga harus tetap dilaksanakan di lingkungan sekolah,” lanjut Hetifah.

baca juga:

Dirinya melihat kekhawatiran orang tua yang sangat cemas akan kondisi anaknya, di tengah maraknya wabah hepatitis yang muncul pasca libur lebaran dan bersiap untuk kembali ke sekolah.  

"Tentu hal ini menjadi kekhawatiran bagi kita semua, apalagi orang tua yang anaknya mulai masuk sekolah. Aspek kehati-hatian harus ditingkatkan, namun tidak perlu panik. Sejauh ini, diketahui bahwa secara umum penularan hepatitis melalui oral bukan udara seperti covid-19, " ujar Politisi Golkar itu. 

"Penularan hepatitis diduga melalui tangan, air, makanan, hingga alat makan. Sehingga, PTM masih dapat dilaksanakan selama kebersihan makan dan minum anak terjaga,” sambungnya.

Pasalnya, Hetifah berharap agar vaksinasi hepatitis, khusunya bagi usia bayi hingga anak-anak semakin digencarkan, guna menciptakan kekebalan lebih panjang. 

“Walau vaksin hepatitis telah diwajibkan bagi bayi Indonesia, cakupannya belum maksimal. Saya berharap pemerintah menggalakkan vaksin ini lebih massif. Agar tercipta kekebalan jangka panjang,” ungkapnya. 

Terakhir, Hetifah berencana untuk segera melakukan pembahasan lebih lanjut dengan Kemendikbudristek terkait kebijakan-kebijakan pencegahan hepatitis yang sangat berdampak bagi kesehatan anak-anak. 

"Masa sidang DPR RI akan dimulai pada 17 Mei. Kami akan segera membahas hal ini dengan Kemendikbudristek,” tandasnya.