Olahraga

Wajib Jersey Putih di Wimbledon, Kyrgios Bilang Hitam Lebih "Keren"

Nick Kyrgios akan memulai perjalanannya di Wimbledon tahun ini dengan menghadapi petenis tuan rumah, Paul Jubb.


Wajib Jersey Putih di Wimbledon, Kyrgios Bilang Hitam Lebih
Petenis asal Australia, Nick Kyrgios, dalam sesi konferensi pers Wimbledon 2022 di London, Inggris, Minggu (26/6). (TWITTER/Wimbledon)

AKURAT.CO  Petenis asal Australia, Nick Kyrgios, berkelakar tentang tradisi turnamen tenis Wimbledon 2022 yang mewajibkan peserta memakai jersey putih-putih. Kyrgios menganggap warna putih tidak keren karena ia lebih suka mengenakan pakaian bernuansa hitam.

"Jelas, saya selalu ingin mengenakan hitam seluruhnya," kata Kyrgios sebagaimana dipetik dari Channel News Asia.

"Menurut saya akan keren kalau diizinkan, misalnya, ikat kepala hitam atau pita tangan pengelap keringat hitam. Menurut saya itu bakal terlihat keren. Jelas Wimbledon tidak peduli dengan apa yang keren. Saya tidak berpikir (tradisi) itu bakal berubah."

baca juga:

Pun demikian, sebagai petenis profesional Kyrgios tak kuasa menahan ambisi bermain di Wimbledon. Ia juga berbicara tentang berkurangnya poin ranking dari Wimbledon karena larangan bermain terhadap sejumlah atlet dari Rusia dan Belarusia.

Tak setuju dengan larangan terhadap atlet dari Rusia dan Belarusia, Kyrgios juga menganggap poin ranking sebagai alasan untuk tampil di Wimbledon adalah alasan yang kurang tepat. Ia sendiri tak memilih turnamen yang diikuti dengan motivasi mendapatkan poin.

"Ketika masih anak-anak, saat saya menonton Wimbledon, ketika saya ingin bermain di sana, saya tidak memikirkan poin ranking. Saya berpikir tentang bermain di turnamen paling bergengsi di dunia. Karena itulah saya ada di sini," kata Kyrgios.

Saat ini, Kyrgios akan turun bertanding ke Wimbledon dengan status ranking 43 dunia. Atlet eksentrik ini juga akan mencari gelar grand slam pertamanya di turnamen yang akan dihelat di All England Lawn Tennis & Croquet Club, London, Inggris, tersebut.

Petenis berusia 27 tahun tersebut akan memulai perjalanannya di Wimbledon tahun ini dengan menghadapi petenis tuan rumah, Paul Jubb. Tahun ini merupakan partisipasi ketujuh sejak debut pada 2014 di mana ketika itu Kyrgios mencapai perempat final sebagai capaian terbaiknya.

Kyrgios juga dianggap punya peluang tidak saja untuk bisa melangkah lebih jauh, namun juga untuk gelar juara. Petenis keturunan Yunani-Malaysia tersebut mengklaim ia adalah salah satu yang terbaik di atas lapangan rumput seperti Wimbledon.[]