Tech

Wajib Diketahui, Ini 4 Penyakit yang Sering Menimpa Motor Matic

Wajib Diketahui, Ini 4 Penyakit yang Sering Menimpa Motor Matic
Ilustrasi - Motor matic. (Dok. Suzuki)

AKURAT.CO Salah satu kelebihan yang ditawarkan motor matic adalah kemudahannya. Dengan adanya teknologi Continuously Variable Transmission (CVT), pengguna motor matic tidak perlu memindah gigi transmisi secara manual.

Meski begitu, terkadang kerusakan motor matic lebih sering terjadi ketimbang motor manual. Misalnya, tarikan gas yang berat, mesin yang terlalu panas, hingga mati mendadak. Tentunya, jika masalah ini menimpa motor kamu, maka kamu tidak bisa menunda membawanya ke bengkel. 

Ada beberapa kerusakan motor matic paling umum terjadi. Bagi pemilik motor matic mungkin sudah tidak asing dengen kerusakan-kerusakan umum ini. 

baca juga:

Lalu, kerusakan umum apa saja yang paling sering terjadi pada motor matic? Dilansir dari laman MyPertamina, berikut penjelasannya.

1. Tarikan gas terasa berat

Perlu diketahui bahwa nyaris sekitar 80 persen performa skuter matik tergantung dari tarikan gas yang dihasilkan. Biasanya, tarikan yang terasa berat ini diakibatkan oleh filter udara yang kotor karena partikel kotoran dan juga debu. Padahal, komponen satu ini berperan sebagai penyaring udara di ruang bakar.

Untuk mengatasi masalah ini sebenarnya mudah. Kamu hanya perlu memeriksa kondisi saringan udara secara berkala. Terutama ketika tarikan gas motor terasa begitu berat saat digunakan.

Motor matic dibekali filter udara tipe basah, sehingga tidak bisa dibersihkan begitu saja, tetapi harus diganti. Filter udara jenis basah sebenarnya memiliki keunggulan lebih tahan lama dibanding filter udara kering yang wajib dibersihkan secara rutin.

2. Mesin mati secara mendadak

Kerusakan yang sering terjadi pada motor matic berikutnya adalah mesin yang mati secara mendadak. Hal ini biasanya disebabkan setelan klep terlalu rapat. Jika celah terlalu rapat, dijamin mesin akan lebih cepat panas. Dengan demikian, akselerasi yang menurun bakal membuat motor tersebut mati mendadak.

Saat masalah tersebut terjadi, kamu harus segera membawanya ke bengkel terpercaya agar diatur lagi sesuai standar. Namun, jika masalahnya disebabkan kerusakan pada klep, maka kamu wajib menyiapkan dana untuk menggantinya.

3. Mesin terlalu panas

Kondisi mesin motor yang terlalu panas bisa jadi penyebab kerusakan motor matic hingga mogok dan tidak menyala. Biasanya, masalah ini diakibatkan oleh sirkulasi oli yang tersumbat sehingga membuat ring piston kering. Hal ini membuat mesin motor tersebut bisa mati secara mendadak.

Suhu panas tersebut berasal dari sistem pembakaran ataupun gesekan yang terjadi di area liner boring dan piston. Pelumas tidak mampu meredam panas tersebut, sehingga liner boring mengalami kemacetan dan piston pun memuai. Oleh karenanya, kamu sangat disarankan mengganti pelumas mesin untuk melumasi piston yang bermasalah atau tersumbat.

4. Cakram rem berkurang

Rem merupakan komponen yang tak kalah penting dalam skuter matic. Apalagi jika kamu sering menggunakannya untuk melewati turunan dan tanjakan yang sudah pasti membutuhkan kinerja rem secara mumpuni. Jadi jangan heran jika cakram rem motor matic yang kamu miliki terasa berkurang.

Beberapa ciri kanvas rem tak lagi cakram adalah tangkai rem yang keras sehingga pengereman kurang pakem, meski tuas ditarik keras-keras. Solusi terbaik untuk masalah tersebut adalah mengganti kanvas rem supaya lebih cakram. []