News

Wagub DKI Sebut Pemudik yang Balik ke Jakarta Tak Perlu Dikarantina

Ahmad Riza Patria memastikan pemudik dari luar daerah yang kembali ke Jakarta pada arus balik libur Idul Fitri 1442 H tidak  dikarantina.


Wagub DKI Sebut Pemudik yang Balik ke Jakarta Tak Perlu Dikarantina
Ratusan pemudik saat turun dari kereta di Stasiun Pasar Senen, Jakarta, Minggu (9/6/2019). PT Kereta Api Indonesia (KAI) Persero memprediksi puncak arus balik pemudik Lebaran dengan kereta api ke Jakarta akan terjadi pada hari ini hingga minggu depan mendatang. Diprediksi sekitar 20 ribu-an pemudik akan turun dari stasiun pasar Senen dari berbagai daerah di kawasan Jawa. (AKURAT.CO/Sopian)

AKURAT.CO, Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria memastikan pemudik dari luar daerah yang kembali ke Jakarta pada arus balik libur Idul Fitri 1442 H tidak perlu dikarantina. Hal ini berbeda dengan peraturan yang diterapkan untuk warga yang datang dari luar negeri yang mesti dikarantina beberapa hari untuk memastikan mereka terbebas dari COVID-19.

"Kalau (pemudik) dari kampung ke Jakarta tidak dikarantina," kata Ariza di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat,  Senin (17/5/2021).

Politisi Gerindra itu memastikan, pihaknya bakal melakukan pengawasan ketat kepada para pemudik yang balik ke Jakarta, mereka yang tidak membawa hasil tes PCR atau antigen bakal di tes untuk mengetahui kondisi kesehatan mereka. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bakal menindaklanjuti jika ditemukan ada pemudik yang positif penyakit menular itu. 

"Kalau yang bersangkutan positif (COVID-19) langsung dibawa ke wisma atlet, hotel atau ke RS sesuai dengan bobot Covidnya itu sendiri," tuturnya.

Tidak hanya itu, Ariza memastikan, para pemudik itu juga bakal dipantau oleh RT/RW di tempat tinggal  mereka hingga kondisi kesehatan mereka benar- benar dinyatakan bebas dari wabah mematikan itu.

"Jadi memang semua harus dipastikan dalam posisi yang aman, jadi jangan sampai kembali ke Jakarta membawa virus, jadi semuanya kita cek sampai ke tingkat RT/RW," pungkasnya.

Sementara itu, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) mendata sebanyak 1.124  warga telah kembali ke Ibu Kota pada arus balik Idul Fitri 1442 H ini sejak Sabtu (15/5/2021) hingga Minggu (16/5/2021) kemarin.

Sayangnya sebagian besar dari mereka tidak membawa hasil tes PCR dan antigen sehingga kondisi kesehatan mereka terkait COVID-19 tidak bisa terpantau.

"Yang tidak ada hasil tes PCR atau antigen 1.099 orang," kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Dukcapil DKI Jakarta, Budi Awaludin

Melly Kartika Adelia

https://akurat.co