News

Wagub DKI Sebut Jakarta Barat Pegang Rekor Terbanyak Zona Merah Covid-19

Total ada 755 RT di tempat ini yang masuk kawasan merah penyebaran wabah mematikan itu


Wagub DKI Sebut Jakarta Barat Pegang Rekor Terbanyak Zona Merah Covid-19
Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat (AKURAT.CO/Yohanes Antonius)

AKURAT.CO, Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengaku kota administrasi Jakarta Barat menjadi kawasan dengan RT paling banyak yang masuk dalam zona merah penyebaran Covid-19.

Ariza menyebut, total 755 RT di tempat ini yang masuk kawasan merah penyebaran wabah mematikan itu.

"Yang masuk zona merah di Jakarta Barat 755 RT," kata Ariza di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat Rabu (21/4/2021).

Adapun wilayah dengan zona merah Covid-19 ini tersebut menyebar hampir merata di seluruh kawasan Jakarta, peringkat kedua kawasan zona merah terbanyak ada di Jakarta 

Timur dengan jumlah RT sebanyak 634, disusul Jakarta Selatan dengan 571 RT masuk zona merah dan Jakarta Utara 488 RT.

Ariza menegaskan, kawasan zona merah ini bakal  diberlakukan jam malam, dengan demikian warga yang ada di kawasan zona merah hanya bisa beraktivitas hingga pukul 18.00 WIB.

Peraturan inipun telah tertuang dalam dalam Instruksi Gubernur (Ingub) DKI Jakarta  nomor 23 Tahun 2021 tentang perpanjangan pelaksanaan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) berbasis mikro tingkat rukun tetangga.

"Diberlakukan Jam malam khusus zona di RT di zona  merah," tegasnya.

Ariza mengatakan nantinya semua portal dan akses keluar masuk warga di kawasan zona merah ini bakal ditutup pada pada waktu yang telah ditentukan.

"Setiap jalankankan ada portal, nanti ditutup, oleh ketua RT setempat, keamanan setempat, masyarakat setempat. Satgas covid ada tingkat RT. Nanti diatur Satgas covid-19," ucapnya.

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan melarang warga yang tinggal di zona merah Covid-19 untuk tidak bepergian sembarangan.

Hal ini dilakukan untuk meminimalisir penyebaran penyakit  menular dari Wuhan, Tiongkok itu.

Larangan ini dituangkan Anies Baswedan dalam Instruksi Gubernur (Ingub) nomor 23 Tahun 2021 tentang perpanjangan pelaksanaan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) berbasis mikro tingkat rukun tetangga.

Dalam peraturan itu, Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ini menyatakan warga di zona merah beraktivitas hingga pukul 20.00 WIB saja.

"Membatasi keluar masuk wilayah Rukun Tetangga maksimal hingga pukul 20.00 WIB," kata Anies dikutip AKURAT.CO Rabu (21/4/2021). []

Bayu Primanda

https://akurat.co

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Untuk komentar, silahkan terlebih dahulu