News

Wagub DKI: Presiden Minta Jangan Ada Open House

Riza meminta seluruh pejabat di lingkungan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tidak menggelar open house atau halal bihalal pada Idul Fitri 1442 Hijriah.


Wagub DKI: Presiden Minta Jangan Ada Open House
Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria (AKURAT.CO/Yohanes Antonius)

AKURAT.CO, Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria meminta seluruh pejabat di lingkungan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tidak menggelar open house atau halal bihalal pada Idul Fitri 1442 Hijriah nanti. Kegiatan ini dinilai bisa bikin kerumunan dan memicu penyebaran Covid-19.

Larangan menggelar acara ini merujuk pada perintah yang dikeluarkan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian dalam Surat Edaran (SE) Nomor 800/2794/SJ tentang Pembatasan Kegiatan Buka Puasa Bersama pada Bulan Ramadan dan Pelarangan Open House/Halal Bihalal pada Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah/2021.

"Kan sudah diatur. Presiden sudah minta jangan ada open house. Tidak ada buka puasa," kata Ariza di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat Rabu (5/5/2021).

Politisi Partai Gerindra ini kemudian meminta seluruh masyarakat Jakarta membantu pemerintah memantau jika ada pejabat DKI Jakarta yang nekat menggelar open house segera dilaporkan.

"Semua masyarakat bisa jadi pengawas kalau ada yang melanggar silakan laporkan. Nanti aparat yang mempunyai kewenangan yang akan menindak dan memberi sanksi siapa saja yang melanggar," tegasnya.

Lebih lanjut, Ariza mengatakan, selama Ramadan seluruh pegawai di lingkungan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sudah mentaati perintah dari Mendagri, khususnya larangan buka puasa bersama.

"Kita semua pejabat enggak pernah bikin buka puasa, di sini di kantor atau buka puasa bersama," tandasnya.

Sebagaimana diketahui Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menandatangani Surat Edaran (SE) Nomor 800/2794/SJ tentang Pembatasan Kegiatan Buka Puasa Bersama Pada Bulan Ramadhan dan Pelarangan Open House/Halal Bihalal Pada Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah/2021.

Surat edaran itu dialamatkan kepada seluruh Kepala Daerah di seluruh Provinsi di  Indonesia. Pada  poin pertama, dia meminta seluruh  kepala daerah  melakukan pembatasan kegiatan buka puasa bersama tidak melebihi dari jumlah keluarga inti ditambah 5 (lima) orang selama Bulan Ramadhan 1442 H/Tahun 2021.

"Kedua, menginstruksikan kepada seluruh pejabat/ASN di daerah dilarang melakukan open house/halalbihalal dalam rangka Hari Raya Idul Fitri 1442 H/Tahun 2021," kata dia.[]

Arief Munandar

https://akurat.co

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Untuk komentar, silahkan terlebih dahulu