News

Wagub DKI Beberkan Fakta Mengejutkan Soal Syarat Berkegiatan di Jakarta Wajib Vaksinasi Covid-19

Wagub DKI menyebut usulan vaksinasi sebagai syarat untuk berkegiatan di Jakarta gagasan masyarakat.


Wagub DKI Beberkan Fakta Mengejutkan Soal Syarat Berkegiatan di Jakarta Wajib Vaksinasi Covid-19
Alumni SMA 4 saat mengikuti vaksinasi massal di Halaman SMA 4, Gambir, Jakarta Pusat, Minggu (4/7/2021). (AKURAT.CO/Sopian)

AKURAT.CO, Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menyatakan bahwa wacana menjadikan vaksinasi sebagai syarat berkegiatan di Jakarta datang dari masyarakat.

"Saya kira itu usulan yang baik yang akan kita pertimbangkan," kata Ariza -sapaan akrab Ahmad Riza Patria- di Gedung DPRD DKI Jakarta, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Senin (2/8/2021).

Ariza menerangkan, syarat menggunakan fasilitas publik dengan menunjukan sertifikat vaksin telah diterapkan secara bertahap. Salah satu sektor yang mengadopsi program ini adalah transportasi umum milik Pemprov DKI Jakarta. Ariza memastikan bahwa program ini akan diperluas ke berbagai sektor.

"Beberapa unit kegiatan, seperti transportasi memang sudah mewajibkan vaksin sebagai prasyarat dan nanti tempat-tempat  lain kita pertimbangkan," tuturnya.

Ariza percaya diri kalau program ini bakal berjalan dengan baik. Sebab sampai saat ini pihaknya sudah memberi satu dosis pertama pada 7,5 juta warga Jakarta, kemudian 2,5 juta warga Jakarta sudah menerima vaksin dosis lengkap.

"Dengan kondisi vaksin saat ini sangat memungkinkan. Kita sudah mencapai 7,5 juta lebih, persentasenya cukup tinggi, itu sebagai syarat sangat memungkinkan karena keberhasilan vaksin sudah tinggi di DKI Jakarta," tuturnya.

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan membuka opsi menjadikan sertifikat vaksin Covid-19 sebagai syarat bagi warga untuk berkegiatan. Untuk memeriksa status vaksin warga, Pemprov DKI akan memanfaatkan aplikasi Jakarta Kini (JaKi).

"Nanti aplikasi JAKI akan memudahkan, tinggal masukan nomor induk kependudukan, lalu akan muncul warna hijau sudah vaksin dua kali, warna kuning sudah vaksin satu kali, warna merah belum vaksin," kata Anies di Mapolda Metro Jaya, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Selatan, Minggu (2/8/2021).

Anies menjelaskan, warga dengan status warna hijau di aplikasi dapat beraktivitas di mana saja. "Kalau Anda merah jangan pergi dulu karena berisiko," ucapnya.

Bagi warga yang belum bisa divaksin, baik karena alasan medis maupun penyintas Covid-19 yang membutuhkan jeda waktu sebelum divaksin, Anies menjelaskan terdapat pengecualian. Khusus untuk kategori ini masyarakat hanya perlu membawa surat keterangan dokter yang menyatakan mereka belum bisa divaksin karena alasan tertentu.

Sementara bagi warga yang tidak termasuk dalam pengecualian, diwajibkan menunjukkan bukti atau sertifikat vaksin minimal dosis pertama untuk masuk ke sejumlah tempat umum baik pusat perbelanjaan, tempat ibadah, hingga perkantoran.[]