News

Wagub DKI Akui Jalan Jakarta Semakin Macet di Tengah PPKM Mikro

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengakui kondisi jalanan Ibu Kota semakin padat dan berimbas kemacetan


Wagub DKI Akui Jalan Jakarta Semakin Macet di Tengah PPKM Mikro
Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria (Akurat.co/Yohanes Antonius)

AKURAT.CO,Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengakui kondisi jalanan Ibu Kota semakin padat dan berimbas kemacetan di tengah Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro untuk mengantisipasi lonjakan Covid-19. 

Padahal di tengah PPKM Mikro, semua perkantoran di Ibu Kota menerapkan pembatasan pegawai yang masuk setiap hari yakni 50 persen dari kapasitas kantor.

"Memang ada peningkatan intensitas kepadatan lalu lintas," kata Ariza di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Rabu (21/4/2021).

Kendati ada lonjakan lalu lintas, tetapi Ariza bilang hal ini masih wajar, tidak ada kemacetan yang parah. Hal ini juga dinilai tidak terlampau mengganggu mobilitas warga.

"Namun masih dalam kondisi wajar terkendali, aman," tuturnya.

Walau ada peningkatan aktivitas lalu lintas di jalan Ibu Kota, namun Ariza mengaku Pemerintah Provinsi DKI Jakarta belum terpikir menerapkan kembali peraturan ganjil genap yang saat ini ditiadakan sementara waktu. Peraturan ini sebelumnya berlaku di 25 ruas jalan untuk mengatasi kemacetan Jakarta.

"Soal ganjil-genap masih dalam kajian. Nanti sabar," tuturnya.

Politisi Gerindra ini mengatakan, pihaknya bakal mengumumkan penerapan peraturan ini jika sudah tuntas dikaji. 

Adapun tujuan dihapusnya ganjil-genap pada masa pandemi ini agar masyarakat bisa menggunakan kendaraan pribadi ketika beraktivitas di luar rumah. Sebab jumlah penumpang transportasi umum juga dibatasi hanya 50 persen dari kapasitas angkut. Dengan penghapusan sementara peraturan ini diharapkan tidak terjadi penumpukan penumpang di angkutan massal.

"Nanti akan segera kami sampaikan kepada media, publik. Kalau memang nanti mulai diberlakukan ganjil-genap. Kita akan lihat nanti," tutup Ariza.[]

Erizky Bagus

https://akurat.co

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Untuk komentar, silahkan terlebih dahulu