Ekonomi

Wagub DIY Minta MES Ikut Entaskan Kemiskinan


Wagub DIY Minta MES Ikut Entaskan Kemiskinan
Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) DIY usai beraudiensi dengan Wagub DIY KGPAA Paku Alam X di Kepatihan Yogyakarta, Rabu (16/5). M (AKURAT.CO/Ridwan Anshori)

AKURAT.CO, Angka kemiskinan di Provinsi DIY masih tinggi. Data kemiskinan di DIY masih 13.02 persen, angka ini lebih tinggi dibanding rerata nasional sebesar 10.96 persen.

Wakil Gubernur DIY KGPAA Paku Alam X mengatakan, pengentasan kemiskinan tidak hanya menjadi tugas pemerintah. Swasta dan elemen lain diminta berkolaborasi dalam pengentasan kemiskinan, salah satunya Masyarakat Ekonomi Syariah (MES).

"Penduduk DIY 3,7 juta jiwa. MES bisa berperan membantu mengentaskan kemiskinan. Kondisi kemiskinan harus ditangani dengan kolaborasi," kata wagub saat menerima audiensi MES DIY di Kepatihan, Yogyakarta, Rabu (16/5).

Menurut dia, MES bisa mengambil peran dalam pengentasan kemiskinan seperti melakukan edukasi investasi intelektual yang berkelanjutan. Edukasi tidak bisa dikerjakan hanya pemerintah saja.

"Kami berharap, MES ini selain mengembangkan organisasi bisa membantu kemaslahatan bagi orang lain," pintanya.

Ketua MES DIY Mursida Rambe menyatakan, MES sampai saat ini sudah melakukan langkah konkret mengedukasi terhadap 200 UMKM. Salah satunya MES bekerja sama dengan UGM mengedukasi pengetahuan tentang kehalalan melalui workshop.

Mursida mengatakan, workshop ini bertujuan agar UMKM dalam menyajikan produk peduli dengan prinsip halalan toyyiban. "Edukasi syariah halalan toyyiban dalam proses bisnis UMKM juga untuk mencegah dari keserakahan keuntungan saja," jelasnya.[]