News

Wagub Ariza Sebut Kerja Sama Pemprov DKI-ACT Tidak Pernah Bermasalah, Kini Akan Dievaluasi

Wakil Gubernur DKI Ahmad Riza Patria berharap kerja sama dengan organisasi filantropi Aksi Cepat Tanggap (ACT) tetap berjalan dengan baik.


Wagub Ariza Sebut Kerja Sama Pemprov DKI-ACT Tidak Pernah Bermasalah, Kini Akan Dievaluasi
Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria, Senin (23/11/2020). (AKURAT.CO/Dharma Wijayanto)

AKURAT.CO Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria berharap kerja sama dengan organisasi filantropi Aksi Cepat Tanggap (ACT) tetap berjalan dengan baik. Kemelut yang membelit akibat dugaan penyelewenangan yang dilakukan elit ACT, dia harapkan bisa segera selesai.

Sehingga, program yang selama ini berjalan atau mungkin akan bekerja sama di lain waktu bisa bergulir sesuai dengan perencanaan.

Riza mengatakan, Pemprov DKI dan ACT terlibat banyak kerjasama. Terutama yang terkait dengan kemanusiaan dan pemberdayaan.

baca juga:

"Ada banyak kerja sama (dengan ACT). Ya selama ini kami ada beberapa kerja sama dengan ACT dan berhubungan baik, tidak ada masalah yang berarti selama ini," kata Ariza usai mengikuti rapat paripurna di DPRD DKI, Jakarta, Selasa (5/7/2022). 

Dia menyatakan, mengetahui kemelut di internal ACT melalui pemberitaan-pemberitaan di media. Meski begitu, Ariza tetap berharap kerja sama kedua belah pihak tetap berjalan dengan baik.

"Kalaupun ada pemberitaan-pemberitaan di media yang kita dengar, kita baca di internal ACT, kita harapkan kerja sama yang selama ini berjalan, dilaksanakan dengan ACT tetap berlangsung dengan baik," katanya.

Ariza berharap, kemelut yang tersingkap ke ruang publik terkait masalah di internal ACT itu bisa segera selesai. Sebab, Pemprov DKI juga membutuhkan partisipasi pihak ketiga dalam pembangunan kota Jakarta. 

"Mudah-mudahan masalah ini segera selesai sehingga kontribusi, partisipasi dari pihak ketiga untuk turut serta membangun kota Jakarta, berpartisipasi dalam rangka pemberdayaan masyarakat kita terus dapat dilaksanakan dengan baik," ungkapnya.

Dia menambahkan, Pemprov DKI juga tetap mengevaluasi kerja sama program yang selama ini berjalan. Tak hanya dengan ACT. Seluruh kerja sama itu dengan pihak ketiga, kata dia, dievaluasi secara berjenjang di internal Pemprov DKI Jakarta. 

"Ya semua untuk kerja sama apapun ya pasti ada evaluasinya secara berjenjang di kami di internal untuk setiap program yang kami laksanakan, kegiatan yang sudah ada SOP-nya ada yang namanya monitoring, ada yang namanya pengawasan, ada yang namanya evaluasi. Itu sudah menjadi peraturan, sudah jadi protap," katanya. []