News

Wagub Ariza Minta Fatayat NU DKI Ambil Peran Dalam Emansipasi Wanita

Wagub Ariza Minta Fatayat NU DKI Ambil Peran Dalam Emansipasi Wanita


Wagub Ariza Minta Fatayat NU DKI Ambil Peran Dalam Emansipasi Wanita
Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria (Akurat.co/Yohanes Antonius)

AKURAT.CO, Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria meminta Fatayat NU Provinsi DKI Jakarta terus berperan aktif dalam pemberdayaan perempuan dan emansipasi wanita, sejalan dengan misi yang diemban, yaitu membangun kesadaran kritis perempuan untuk mewujudkan kesetaraan dan keadilan gender.

Hal ini disampaikan Ariza ketika  membuka Konferensi Wilayah XV Fatayat NU Provinsi DKI Jakarta di Ballroom Hotel Grand Cempaka, Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Minggu (11/4/2021).

"Berperan dalam pemberdayaan perempuan dan emansipasi wanita, sejalan dengan misi yang diemban, yaitu membangun kesadaran kritis perempuan untuk mewujudkan kesetaraan dan keadilan gender. Fatayat NU juga mempunyai keinginan untuk menguatkan sumber daya manusia (SDM) dan pemberdayaan masyarakat," ucapnya.

Poltisi Gerindra ini berharap, bersama-sama organisasi perempuan lain, ke depan Fatayat NU Provinsi DKI Jakarta berperan lebih aktif dalam program-program pembangunan di Jakarta.

Contohnya seperti program pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak, pemberantasan sarang nyamuk di lingkungan permukiman, hingga penerapan protokol kesehatan di lingkungan.

"Selain itu pemberantasan narkoba dan HIV/AIDS, prostitusi online, mencegah KDRT, menurunkan angka perceraian, dan memberikan kesempatan kerja melalui program pelatihan kepada kaum perempuan, dan lain-lain. Fatayat NU Provinsi DKI Jakarta harus menjadi motor penggerak peningkatan SDM melalui diklat/keterampilan bagi kaum perempuan muslimah dan warga Jakarta lainnya, dengan berpegang pada prinsip al muhafazhah ‘alal qadiimis sholih, wal-akhdzu bil jadiidil ashlah. Menjaga tradisi lama yang baik, dan melakukan inovasi baru yang lebih baik," ungkapnya. 

Memasuki bulan suci Ramadan, ia meminta ibu-ibu Fatayat NU Provinsi DKI Jakarta meluangkan banyak waktu untuk membina anak-anak di rumah agar gemar membaca Al-Qur’an, salat lima waktu, serta melaksanakan ibadah-ibadah wajib dan sunnah lain.

"Mengenai konferensi, saya berharap dilaksanakan secara demokratis, dengan mengedepankan prinsip-prinsip profesionalisme, transparansi, dan akuntabilitas sesuai AD/ART Fatayat NU,l. Sehingga terpilih ketua umum dan terbentuk pengurus yang siap menghadapi tantangan di era globalisasi dan digitalisasi, serta mampu merumuskan program-program kerja strategis untuk menghadapi tantangan di masa datang. Fatayat NU harus terus menjadi corong aswaja, menebarkan Islam rahmatan lil ’alamin di Nusantara," tuntasnya. []

Bayu Primanda

https://akurat.co

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Untuk komentar, silahkan terlebih dahulu