News

Wafat karena Terpapar COVID-19, Ini 5 Fakta Menarik Neta S. Pane yang Dikenal Kritis

Neta S. Pane dikabarkan meninggal dunia pagi ini, Rabu (16/6) pukul 10.40 WIB di Rumah Sakit Mitra Keluarga, Bekasi.


Wafat karena Terpapar COVID-19, Ini 5 Fakta Menarik Neta S. Pane yang Dikenal Kritis
Neta S. Pane. (Foto: AKURAT.CO) ()

AKURAT.CO, Kabar duka datang dari aktivis sosial serta Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW), Neta S. Pane. Mantan wartawan tersebut dikabarkan meninggal dunia pagi ini, Rabu (16/6) pukul 10.40 WIB di Rumah Sakit Mitra Keluarga, Bekasi.

Sebelum mengembuskan napas terakhir, Neta S. Pane sempat menjalani perawatan intensif di rumah sakit sejak awal bulan ini akibat COVID-19. Berikut sederet fakta menarik mengenai Neta S. Pane, dihimpun AKURAT.CO dari berbagai sumber.

1. Wartawan senior

Pria kelahiran 19 Agustus 1964 ini merupakan seorang aktivis dan wartawan senior Indonesia. Ia sempat menjadi wartawan Surat Kabar Harian (SKH) Merdeka di Jakarta tahun 1984. Selang tujuh tahun kemudian, tepatnya pada 1991, Neta S. Pane naik jabatan menjadi Redaktur Pelaksana di media yang sama.

2. Wakil pemimpin redaksi

Tahun 1993 setelah berkarier di SKH Merdeka, Neta S. Pane pindah ke Harian Terbit sebagai Redaktur Pelaksana. Lalu tahun 2002-2004, Neta S. Pane menjabat sebagai Wakil Pemimpin Redaksi Surat Kabar Jakarta sebelum akhirnya menjadi Ketua Presidium IPW tahun 2004.

3. Dikenal kritis

Setelah menjadi Ketua Presidium IPW, putra pasangan Tapi Rumondang Siregar dan Endar Pane itu dikenal kritis terhadap sejumlah kasus kepolisian. Ia dikenal sebagai orang yang vokal mengkritisi lembaga kepolisian. Beberapa kasus pernah dikritisinya, sebut saja rekening gendut sejumlah pejabat kepolisian, hingga para perwira Polri yang diduga menerima suap dari Gayus Tambunan.

4. Aktif menulis buku

Selain menjadi aktivis di IPW, Neta S. Pane juga aktif di bidang penulisan seperti buku, karya ilmiah, dan sastra. Tak hanya itu, Neta S. Pane pun menjadi dosen tidak tetap di Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK), Universitas Muhammadiyah dan sejumlah kampus lainnya.

5. Terpapar COVID-19

Sebelum tutup usia, Neta S. Pane sempat dirawat di rumah sakit karena terpapar virus COVID-19. Berdasarkan keterangan keluarga, Neta S. Pane menjalani perawatan sejak tanggal 5 Juni 2021 lalu. Kondisi Neta S. Pane setiap malam selalu menurun dan membutuhkan alat bantu pernapasan.

Hingga padi tadi, jenazah Neta S. Pane dikabarkan masih berada di rumah sakit. Pihak kerabat, Yonmoeis, belum mengetahui persis rencana penguburan mendiang Neta S. Pane.[]