Ekonomi

Waduh, Paypal Diblokir Pemerintah, Bagimana Nasib Duit Penggunanya ?

Waduh, Paypal Diblokir Pemerintah, Bagimana Nasib Duit Penggunanya ?

AKURAT.CO Kebijakan pemblokiran sejumlah situs, terutama sejumlah situs gaming, karena belum mendaftar ke penyelenggara sistem elektronik (PSE) mendapat sorotan dari para warganet. Tak hanya Game saja, bahkan platform layanan keuangan PayPal turut terdampak aturan ini karena mereka tidak mendaftar sampai tenggat waktu yang diberikan. 

Seperti yang diketahui PayPal biasanya digunakan untuk transfer dana dari luar negeri, sejumlah pekerja lepas dan kreator konten memanfaatkan layanan ini untuk menerima pembayaran pekerjaan mereka. Akibatnya, ketika PayPal tidak bisa diakses, mereka mengeluh di media sosial karena masih memiliki sejumlah dana yang belum dicairkan.

Melihat hal tersebut, Direktur Jenderal Aplikasi Informatika Kementerian Kominfo Semuel Abrijani Pangerapan menjelaskan bahwa setiap negara memiliki aturan soal layanan keuangan. Di Indonesia, layanan keuangan perlu mendapatkan izin dari Bank Indonesia atau Otoritas Jasa Keuangan.

baca juga:

"Jadi semua itu memang sudah ada Undang-undangnya, bukan peraturan menteri, ada mekanisme supaya mereka mendaftar," ucapnya.

Jadi kalau tidak terdaftar di lembaga tersebut, lanjutnya, maka penyedia layanan akan disebut ilegal.

"Sebab saat ini sudah banyak penyedia layanan keuangan baik domestik maupun asing yang mendaftar, hanya saja, PayPal sejauh ini belum," ucapnya.

Kalau mereka melihat Indonesia sebagai mitra bisnis yang baik, tambahnya, yaa ayo, ikuti aturannya kalau belum terdaftar, kementerian menilai sebagai bentuk tidak menghargai Indonesia.

"Mereka tidak menghargai kedaulatan Indonesia kalau mereka tidak mau daftar, kalau mereka beroperasi secara ilegal di Indonesia, ya, mohon maaf, masak kita biarkan yang ilegal beroperasi?" tukasnya.

Lalu bagaimana  Nasib Duit Nasabah Ketika PayPal Diblokir?