News

Waduh, Ilmuwan Prediksi Tata Surya Bakal Hancur Lebih Cepat

Ilmuwan mengklaim Tata Surya kemungkinan akan musnah lebih cepat dari prediksi awal


Waduh, Ilmuwan Prediksi Tata Surya Bakal Hancur Lebih Cepat
Ahli baru-baru ini memprediksi bahwa Tata Surya akan hancur jauh lebih cepat daripada perkiraan sebelumnya (The Astronomical Journal via Marca)

AKURAT.CO, Sudah bukan rahasia umum lagi jika selama ratusan tahun, para astronom serta fisikawan dunia berjibaku untuk memecahkan teka-teki nasib akhir Tata Surya.

Dalam studi anyarnya, ahli baru-baru ini mengungkapkan analisis mengejutkan tentang topik itu. Mereka mengklaim bahwa Tata Surya kemungkinan akan musnah lebih cepat dari prediksi awal.

Pada tahun 1999, para astronom sempat meramalkan bahwa Tata Surya perlahan-lahan akan runtuh selama setidaknya satu kuintiliun tahun.

Perhitungan itu diketahui didasarkan pada hitungan resonansi orbital yang dibutuhkan Jupiter dan Saturnus untuk memisahkan diri dari Uranus.

Namun, sebagaimana diwartakan Science Alert, prediksi baru justru menyebut adanya percepatan 'masa musnah Tata Surya'. Dengan kata lain, Tata Surya akan mengalami proses disintegrasi lebih cepat daripada yang diperkirakan.

Sementara itu, disintegrasi sendiri pada dasarnya adalah proses di mana satu per satu planet di Tata Surya akan meninggalkan Matahari.

Dalam simulasi terbaru, disintegrasi Tata Surya itu dikatakan hanya akan berlangsung selama 100 miliar tahun.

Selama masa itu, planet-planet yang tersisa akan meninggalkan Matahari yang sekarat jauh di belakang.

Analisis percepatan disintegrasi itu dikemukakan oleh sejumlah peneliti asal Amerika Serikat (AS). Mereka termasuk Jon Zink dari Universitas California; Konstantin Batygin dari Caltech atau Institut Teknologi California; serta Fred Adams dari Universitas Michigan.