News

Wacana PPN Sembako, Dahlan Iskan: Untung Dokumen Publik Ini Bocor

Maka dari itu pantas saja masyarakat menyoroti wacana ini


Wacana PPN Sembako, Dahlan Iskan: Untung Dokumen Publik Ini Bocor
Dahlan Iskan (Instagram/dahlaniskan19)

AKURAT.CO  Mantan Menteri BUMN Dahlan Iskan ikut mengomentari polemik pajak Sembako yang riuh di ruang publik tanah air. Ia melihat diskursus pajak Sembako itu sudah tak terkendali. 

Dahlan mengatakan untung saja dokumen itu bocor , sehingga polemik soal rencana itu ramai dan melibatkan masyarakat dalam banyak diskusi terutama di media sosial. 

"Untung dokumen publik ini bocor. Diskusi publik pun bisa terjadi, meskipun kacaunya bukan main," ujar Dahlan sebagaimana dikutip dari Disway.id, Senin (14/6/2021). 

Dia menjelaskan maksud dokumen bocor yang ramai menjadi diskursus publik dan kacau.

"Itulah soal pajak Sembako yang asalnya dari rencana penyampaian undang-undang pajak ke DPR. Lalu, isinya bocor ke publik. Terutama yang bagian-bagian sensitifnya. Yang mudah dilepas dari konteksnya," katanya. 

Saking hebohnya, kata dia, diskursus itu sukses membuat seorang pejabat bakal kebakaran jenggot. Pejabat tersebut, kata dia, menyesalkan kehebohan yang disebabkan bocornya dokumen tersebut. 

Dahlan menilai debat publik di ruang-ruang publik itu bak rujak sentul. "Satu ke utara, satunya ke selatan," katanya. 

Ia menyebutkan, rupanya pajak Sembako itu belum diberlakukan dalam waktu dekat.

RUU itu, kata dia, diajukan sebagai antisipasi kalau kalau pandemi sudah terlewati.

"Sebutan " Pajak Sembako" sendiri ternyata rujak sentul. Yang akan dipajaki itu ternyata sembako premium. Kalau pun beras, beras yang akan dikenai PPN adalah beras yang harganya Rp 50.000/kg. Kalau pun daging, yang kena PPN itu sejenis daging kelas wagyu ke atas. Yang kalau jadi steak satu porsi berharga Rp 1,5 juta," katanya. 

Bayu Primanda

https://akurat.co