News

Wabup Sangihe Sempat Surati Kementrian ESDM Soal Penolakan IUP Tambang Sebelum Wafat

Surat itu sudah diterima pihak ESDM dan diharap bisa segera ditindaklanjuti


Wabup Sangihe Sempat Surati Kementrian ESDM Soal Penolakan IUP Tambang Sebelum Wafat
Wakil Bupati Sangihe, Helmud Hontong

AKURAT.CO Wakil Bupati Kepulauan Sangihe, Helmud Hontong ternyata sempat mengirim surat yang berisi tentang penolakan Izin Usaha Pertambangan (IUP) PT Tambang Mas Sangihe (TMS) di wilayahnya  ke Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Arifin Tasrif.

Koordinator Gerakan Save Sangihe Island, Jull Takaliuang membenarkan kabar tersebut, dimana surat tersebut dikirim secara pribadi oleh Helmud tanpa mengatasnamakan Pemerintah Kabupaten Sangihe.

"Belum terlalu lama, Wabup itu membuat surat penolakan. Minta Menteri ESDM untuk mencabut IUP PT Tambang Mas Sangihe karena ada penolakan masif dari masyarakat," kata Jull kepada wartawan, Jumat (11/6/2021).

Surat itu dikirim Helmud sebelum ia meninggal dunia dalam penerbangan Lion Air rute Denpasar-Makassar, Rabu (9/6/2021). 

Jull menjabarkan bahwa surat itu merupakan keluhan dari masyarakat yang menolak tambang di Pulau Sangihe. 

Menurutnya, surat itu telah diterima Kementerian ESDM. Ia berharap Menteri ESDM Arifin Tasrif dapat mempertimbangkan surat yang disampaikan oleh Helmud itu. Jull ingin Arifin mendengar suara penolakan masyarakat terhadap tambang emas tersebut.

"Mudah-mudahan dengan kepergiannya kami berharap sekali menteri ESDM itu memikirkan bahwa memang benar orang Sangihe sudah mulai jenuh dan sangat gelisah, memohon kepada dia kalau memang bisa ditinjau kembali, IUP itu harus dicabut. Enggak sesuai," kata Jull.

Sebagai informasi, Helmud dikabarkan meninggal dunia dalam penerbangannya menggunakan Lion Air JT-740 rute Denpasar-Makassar, pada Rabu (9/6/2021) kemarin. Pihak kepolisian menyatakan bahwa Helmud meninggal karena terkena serangan jantung.

Namun, Koordinator Nasional Jaringan Advokasi Tambang (Jatam), Merah Johansyah Ismail merasa janggal dengan kematian Helmud yang getol menolak izin tambang emas di wilayahnya. 

Terkait peristiwa mendadak ini, Ia pun meminta kepolisian mengusut tuntas kematian kepala daerah penolak IUP tambang tersebut.[]

Bayu Primanda

https://akurat.co

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Untuk komentar, silahkan terlebih dahulu