News

Wabah PMK di Kabupaten Bandung Tembus 5605 Kasus

Terhitung sejak pertengahan Mei 2022, penularan Penyakit (PMK) di Pangalengan tembus 5.605 kasus.


Wabah PMK di Kabupaten Bandung Tembus 5605 Kasus
Dokter hewan dari Dinas Peternakan dan Ketahanan Pangan Kota Palembang dibantu peternak menyuntikkan vaksin penyakit mulut dan kuku (PMK) kepada sapi saat Vaksinasi PMK Hewan Ternak di Palembang, Sumatera Selatan, Selasa (28/6/2022). (ANTARA FOTO/Nova Wahyudi)

AKURAT.CO, Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) terus bertambah dan menyebar di pangalengan, Kabupaten Bandung. Terhitung sejak pertengahan Mei 2022, penularan Penyakit (PMK) di Pangalengan tembus 5.605 kasus.

Ketua Satgas Penanggulangan PMK Koperasi Peternak Bandung Selatan (KPBS) Pangalengan Asep Rahmat mengatakan bahwa dari kasus sebanyak itu tercatat 179 sapi mati di kandang dan 205 sapi mesti dipotong paksa.

Hingga tanggal 30 Juni 2022 lalu, ada 2.046 sapi perah termasuk pedet atau anak sapi yang masih sakit. Sementara, 3.175 sapi lainnya terpantau membaik.

baca juga:

“PMK ini kan virus jadi tidak bisa disembuhkan dengan obat-obatan. Obat-obatan hanya menghilangkan gejala saja, seperti demam dan nyeri. Sapi sakit diberi antinyeri, ditambah vitamin. Beberapa yang dehidrasi langsung diinfus,” kata Asep, Sabtu (2/7/2022) dikutip dari Jabarnews.com.

Secara keseluruhan, diperkirakan ada sekitar 14 ribu sapi perah milik para anggota KPBS Pangalengan. Sebanyak 4.200 sapi kini sudah divaksin PMK.

Vaksin dari pemerintah diketahui baru tiba di Pangalengan pada 20 Juni 2022 lalu. Sementara, kasus pertama di Pangalengan diketahui pada 17 Mei 2022.

Selain kematian ternak, PMK yang mewabah mengakibatkan kerugian pada produksi susu. Pada waktu normal, KPBS Pangalengan disebut bisa memproduksi 100 ton susu sapi dalam sehari. Semenjak PMK, produksinya anjlok hingga 30-50 persen. []

Lihat Sumber Artikel di Jabarnews.com Disclaimer: Artikel ini adalah kerja sama antara AkuratCo dengan Jabarnewscom. Hal yang berkaitan dengan tulisan, foto, video, grafis, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab dari Jabarnewscom.