News

Volume Kubah Lava Merapi Sisi Barat Daya Capai 1 Juta Meter Kubik

Volume kubah lava Gunung Merapi yang berada di sektor barat daya dilaporkan telah mencapai satu juta meter kubik lebih.


Volume Kubah Lava Merapi Sisi Barat Daya Capai 1 Juta Meter Kubik
Gunung Merapi mengeluarkan awan panas guguran, Selasa (2/3/2021) pagi (Dok. BPPTKG)

AKURAT.CO, Volume kubah lava Gunung Merapi yang berada di sektor barat daya dilaporkan telah mencapai satu juta meter kubik lebih. Sementara ketinggiannya menurut hasil pengamatan terakhir mencapai 70 meter.

Kepala BPPTKG Yogyakarta Hanik Humaida menuturkan, hasil analisis morfologi area puncak berdasarkan foto dari sektor barat daya tanggal 1 April terhadap tanggal 25 Maret 2021 menunjukkan adanya perubahan morfologi area puncak. Hal ini disebabkan aktivitas guguran dan pertumbuhan kubah.

"Volume kubah lava di sektor barat daya sebesar 1.060.000 meter kubik dengan laju pertumbuhan 13.400 meter kubik per hari," kata Hanik dalam laporan aktivitas Gunung Merapi tanggal 26 Maret - 1 April 2021, Selasa (6/4/2021).

"Analisis morfologi area puncak berdasarkan foto dari sektor tenggara tanggal 1 April terhadap tanggal 25 Maret 2021 menunjukkan ketinggian kubah tengah yaitu sebesar 70 meter," sambungnya.

Sementara untuk aktivitas kegempaan Gunung Merapi minggu ini tercatat 14 kali kejadian awan panas guguran (AP); 3 kali gempa Vulkanik Dangkal (VTB); 61 kali gempa Fase Banyak (MP); 1.074 kali gempa Guguran (RF); 16 kali gempa Hembusan (DG); dan 6 kali gempa Tektonik (TT).

Intensitas kegempaan pada pekan ini disebut lebih rendah ketimbang periode sebelumnya. "Deformasi Gunung Merapi pada minggu ini tidak menunjukkan adanya perubahan yang signifikan," lanjutnya.

BPPTKG mencatat awan panas guguran dengan jarak luncur terjauh 1.800 meter ke arah barat daya selama periode pengamatan 26 Maret - 1 April 2021. Terekam pada seismogram dengan amplitudo maksimal 60 mm dan durasi 168 detik.

Awan panas guguran dilaporkan sampai menciptakan kejadian hujan abu dengan intensitas tipis di beberapa lokasi. Antara lain Ngadirojo, Stabelan, Takeran, Tlogolele, Selo, Pos Babadan, dan seputaran Pasar Talun.

Sedangkan guguran lava teramati sebanyak 158 kali dengan jarak luncur guguran lava maksimal 1.100 meter ke arah barat daya. Guguran lava pijar juga terpantau di kubah tengah sebanyak 1 kali.

"Aktivitas vulkanik Gunung Merapi masih cukup tinggi berupa aktivitas erupsi efusif. Status aktivitas ditetapkan dalam tingkat Siaga," ucap Hanik.

Hanik melanjutkan, potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awan panas pada sektor selatan-barat daya meliputi Sungai Kuning, Boyong, Bedog, Krasak, Bebeng, dan Putih sejauh maksimal 5 kilometer. Sektor tenggara yaitu sungai Gendol sementara sejauh 3 kilometer.

Lontaran material vulkanik bila terjadi letusan eksplosif mampu menjangkau radius 3 kilometer dari puncak Gunung Merapi.[]