News

Volume Kubah Lava di Tengah Kawah Puncak Merapi Mulai Terpantau, Capai 426 Ribu Meter Kubik

BPTTKG mengungkap volume kubah lava Gunung Merapi yang berada di tengah kawah bagian puncak. Terpantau volumenya mencapai 426 ribu meter kubik.


Volume Kubah Lava di Tengah Kawah Puncak Merapi Mulai Terpantau, Capai 426 Ribu Meter Kubik
Gunung Merapi mengeluarkan awan panas guguran sebanyak 22 kali pada Rabu (27/1/2021) (Twitter/@BPPTKG)

AKURAT.CO, Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPTTKG) mengungkap volume kubah lava Gunung Merapi yang berada di tengah kawah bagian puncak. Terpantau volumenya mencapai 426 ribu meter kubik.

Kepala BPPTKG Hanik Humaida menerangkan, kubah lava tengah kawah yang mulai terpantau sejak 4 Februari 2021 akhirnya bisa dipantau volumenya pada 17 Februari kemarin. Dengan dimensi panjang 160 meter, lebar 120 meter, dan tinggi 50 meter.

"Dan volume sebesar 426 ribu meter kubik dengan laju pertumbuhan rata-rata 10 ribu meter kubik per hari," kata Hanik dalam konferensi pers aktivitas Merapi yang disiarkan secara daring, Jumat (19/2/2021).

Volume kubah lava tengah kawah ini melebihi yang berada di sisi barat daya. Di mana berdasarkan pantauan udara, dimensinya terukur dengan panjang 258 meter, lebar 133 meter, tinggi 30 meter, dan volume sebesar 397 ribu meter kubik.

Kendati, Hanik menyebut pertumbuhan dua kubah lava ini secara umum masih relatif rendah dibanding pertumbuhan kubah lava Merapi sebelumnya. Rata-rata pertumbuhan kedua kubah 10 ribu meter kubik per harinya.

"Ini masih kecil, di bawah rata-rata," tegas Hanik.

Sementara guguran lava dari kubah lava tengah kawah lebih dominan mengarah ke barat. Melihat karakteristik ini, ada kemungkinan bagi kedua kubah lava yang terpantau sejauh ini untuk bersatunya meski laju pertumbuhan kubah terhitung rendah.

"Tapi, sampai saat ini masih ada jarak antara kubah lava di tengah dan pinggir (barat daya)," pungkasnya.

Sampai saat ini aktivitas Gunung Merapi masih cukup tinggi berupa aktivitas erupsi efusif. BPPTKG masih mempertahankan status Siaga (Level III) pada Merapi dengan bahaya yakni dalam radius 5 kilometer dari puncak gunung.