Ekonomi

Volume Ekspor Batu Bara RI Januari-Mei 2020 Turun 10 Persen Dibandingkan 2019


Volume Ekspor Batu Bara RI Januari-Mei 2020 Turun 10 Persen Dibandingkan 2019
Ilustrasi Batu Bara (Elshinta.com)

AKURAT.CO Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyatakan volume ekspor batu bara pada periode Januari hingga Mei 2020 hanya mencapai sebesar 175,15 juta ton. Realisasi tersebut turun 10 persen dibandingkan realisasi ekspor pada periode yang sama di tahun 2019 yang mencapai 193,82 juta ton.

"Nilai ekspor pada Januari hingga Mei 2020 mencapai sebesar 175,15 juta ton atau kurang dari 10 persen dibandingkan 2019," ucap Direktur Pembinaan Pengusahaan Batu Bara Kementerian ESDM Sujatmiko dalam sebuah webinar, Jakarta, Selasa (30/6/2020).

Kemudian, nilai ekspor periode Januari hingga Mei 2020 turun 18 persen atau US$7,77 miliar dibandingkan realisasi ekspor pada periode yang sama di tahun 2019 yang mencapai US$9,46 miliar.

"Penurunan kinerja ekspor disebabkan oleh berkurangnya permintaan batu bara dari negara pengguna serta melemahnya harga sebagai dampak pandemi COVID-19 dan rendahnya harga minyak di pasar global," ucap Sujatmiko.

Kebutuhan dan perdagangan batu bara di pasar internasional pada tahun 2020 memang diperkirakan mengalami penurunan karena adanya pandemi COVID-19. Hal ini terlihat dari berkurangnya impor batu bara dari Cina, India, Korea Selatan dan Eropa.

Sujatmiko menambahkan, impor batu bara tahun 2020 oleh negara-negara pengguna batu bara diperkirakan turun sebesar 100 juta ton.

Sekadar informasi, pemerintah telah mematok target volume ekspor batu bara nasional pada 2020 hanya mencapai 435 juta ton. Angka ini turun 5 persen bila dibandingkan 2019 sebesar 489 juta ton. []