Olahraga

Vito Masih Diragukan Ikut Kejuaraan Dunia, Absen?

Vito Masih Diragukan Ikut Kejuaraan Dunia, Absen?
Shesar Hiren Rhustavito (bwfbadminton.com)

AKURAT.CO, Kabar kurang sedap datang dari tim bulutangkis Indonesia yang akan berlaga di Kejuaraan Dunia 2022. Shesar Hiren Rhustavito terancam absen dalam turnamen sarat gengsi yang akan diselenggarakan di Tokyo, Jepang tersebut.

Pebulutangkis yang akrab disapa Vito itu diketahui masih terlibat dengan cedera. Ia sebelumnya menderita cedera betis saat berlaga di Malaysia Terbuka 2022 pada awal bulan lalu.

Vito yang bertanding dalam babak perempat final melawan Kento Momota di Axiata Arena, Malaysia, memutuskan mundur saat laga baru berjalan di gim pertama pada kedudukan 6-13 untuk keunggulan lawan.

baca juga:

Situasi dan kondisi tersebut membuat Vito harus absen dalam dua turnamen berikutnya, yakni Malaysia Masters dan Singapore Terbuka. Pebulutangkis jebolan PB Djarum Kudus itu kemudian menjalani serangkaian perawatan sebagai bagian dari pemulihan cedera.

Namun, hingga saat ini cedera Vito tak kunjung pulih. Padahal, namanya termasuk dalam 16 pemain Indonesia yang akan berjuang di Kejuaraan Dunia 2022. Ia bersama dengan Anthony Sinisuka Ginting, Jonatan Christie, dan Tommy Sugiarto menjadi wakil Merah Putih untuk sektor tunggal putra.

Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI, Rionny Mainaky mengatakan, Vito mengaku masih ragu-ragu apakah bisa tampil atau tidak. Sehingga ia dan tim pelatih belum bisa memberikan keputusan pasti.

"Soal Vito ya, itu, saya belum bisa jawab karena dia sendiri aja tidak yakin," ujar Rionny ketika ditemui usai menghadiri pembukaan Kejuaraan Bulutangkis Piala Presiden 2022 di Gedung Olahraga Nanggala, Kompleks Kopassus, Cijantung, Jakarta, Senin (1/8).

"Jadi saya juga belum tahu. Kalau ada yang nanya [kondisinya], kalau dia jawab 'Ya kak bisa', nah baru saya tanya berapa persen kira-kira. Lalu koordinasi dengan pelatihnya."

Menurut Rionny, proses pemulihan cedera Vito saat ini terus berjalan baik. Tunggal putra ketiga andalan Indonesia itu sudah mulai latihan pergerakan, namun ia masih belum bisa terkena benturan.

"Sekarang kan baru bersepeda, karena kalau benturan kan takut. Jadi sepeda. Biasanya kita ambil di situ. Sepeda, penguatan, biar gak terlalu kena benturan. Itu sudah jalan dengan baik," tambahnya.

"Biasanya gitu, di lapangan bergerak, berapa persen dia bisa. Kemarin seperti itu dia. Dia masih ragu gak bisa jawab. Dia bisa atau ngga."

Oleh karena itu, PBSI enggan memaksanakan kehendak mengirim pemain yang cedera. Jumlah wakil Indonesia pun berpotensi berkurang menjadi hanya 15 saja jika ada yang absen.

"Tunggu keputusan Vito pekan ini. Iya ada kemungkinan hanya 15, kalau cedera memang kami tidak bisa paksakan," tutup Rionny.[]