News

Viral Video Mobil Fortuner Terjun ke Sungai di Jaksel, Begini Kondisi Sopirnya

Jamal mengatakan akibat kecelakaan itu mobil Toyota Fortuner itu mengalami kerusakan parah pada body depan, atas dan samping.


Viral Video Mobil Fortuner Terjun ke Sungai di Jaksel, Begini Kondisi Sopirnya
Sebuah kecelakaan tunggal melibatkan Toyota Fortuner berpelat nomor B-1611TJ di Jalan KH Abdullah Safe’i arah ke Timur tepat depan Café Komandan Wilayah Jakarta Selatan. (Tmc Polda Metro)

AKURAT.CO, Sebuah kecelakaan tunggal melibatkan Toyota Fortuner berpelat nomor B-1611TJ terjadi di Jalan KH Abdullah Safe’i arah ke Timur tepat depan Cafe Komandan Wilayah Jakarta Selatan, Kamis (23/6/2022) sekitar pukul 04.00 WIB.

Kecelakaan tersebut berawal saat Toyota Fortuner berpelat B-1611-TJE  yang dikemudikan melaju dari arah Barat menuju ke Timur di Jalan KH Abullah Safe’I Wilayah Jakarta Selatan.

"Saat tiba di TKP di depan Cafe diduga kurang hati-hati sehingga kendaraan oleng ke kanan menabrak pagar pembatas dan masuk ke Selokan Air Tebet. Posisi akhir kendaraan terbalik dengan keempat roda berada di atas menghadap ke Utara," kata Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya, AKBP Jamal Alam dalam keterangannya, Kamis (23/6/2022).

baca juga:

Jamal mengatakan akibat kecelakaan itu mobil Toyota Fortuner itu mengalami kerusakan parah pada body depan, atas dan samping.

"Sementara korban mengalami luka ringan dan dirawat di Puskesmas Tebet," lanjut Jamal.

Berdasarkan keterangan saksi yang berada di dalam mobil, kata Jamal, pengemudi hendak mengambil HP karena ada panggilan masuk yang terletak di jok kursi penumpang sebelah kiri.

"Kondisi jalan agak menurun dan menikung. Pada saat yang bersamaan hilang kendali / konsentrasi, kendaraan oleng dan menabrak pembatas jalan sehingga terjungkil masuk ke selokan air Tebet," kata dia.

Jamal mengimbau kepada seluruh masyarakat pengguna jalan khususnya pengemudi bahwa saat mengemudi dilarang melakukan kegiatan lain yang bisa menyebabkan gangguan konsentrasi salah satunya yaitu menggunakan Handphone (HP ).

"Hal ini karena dengan menggunakan handphone maka dapat mempengaruhi waktu reaksi manusia," ujar Jamal.

Selain itu, kata Jamal, menggunakan Handphone saat mengemudi juga melanggar peraturan undang undang lalu lintas yaitu UU NO 22 tahun 2009  tentang lalu lintas dan angkutan jalan, pasal 283.

"Isinya setiap orang yang mengemudikan kendaraan bermotor di jalan secara tidak wajar dan melakukan kegiatan lain atau dipengaruhi oleh suatu keadaan yang mengakibatkan gangguan konsentrasi dalam mengemudi di jalan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 106 ayat (1) dipidana dengan pidana kurungan paling lama 3 (tiga) bulan atau denda paling banyak Rp750.000,00 (tujuh ratus lima puluh ribu rupiah)," tutup Jamal.[]