Ekonomi

Viral Tanijoy Diduga Tilep Duit Rp4 Miliar, Netizen: Kelolaannya Sesuai Syariah Loh!

Beberapa waktu lalu beredar kabar kasus penggelapan yang dilakukan oleh salah satu start up yang bergerak disektor pertanian.


Viral Tanijoy Diduga Tilep Duit Rp4 Miliar, Netizen: Kelolaannya Sesuai Syariah Loh!
Ilustrasi - Investasi Bodong (AKURAT.CO/Ryan)

AKURAT.CO Masyarakat kembali dihebohkan dengan beredarnya kabar kasus penggelapan yang dilakukan oleh salah satu start up yang bergerak disektor pertanian. Kabar tersebut menjadi viral pasca akun twitter @Areajulid membagikan tautan kasus penggelapan yang dilakukan oleh start up Tanijoy. 

"Lagi rame nih ada start up yang menggelapkan uang investor sampe Rp. 4 milyar. Bayangkan Rp. 4 milyar Parah banget di masa pandemi gini pula. Mana itu start up ada kerja sama bareng BUMN lagi," tulisnya di twitter, yang dipantau Akurat.co, Senin (26/7/2021).

Tak sampai disitu, akun tersebut pun juga membagikan screenshot laporan dari para konsumen mengenai start up tersebut. 

"Hampir setahun sudah Tanijoy melarikan diri dari tanggung jawab pengembalian dan yang kami tarik dari mereka, penarikan dan by sistem berhasil tapi sudah hampir 1 tahun dana tidak masuk rekening. Hati-hati dengan platform ini, tidak tanggung jawab dan lari," tulis Wahyu Purwatmo.

Tak hanya Wahyu, Michael juga menuliskan "Penipuan model baru, dengan embel-embel investasi syariah, namun status di dashboard gak terupdate. Harusnya bulan Maret pencairan namun sampai hari ini gak ada update.'

Pasca akun @Areajulid membagikan layar screenshot tersebut tak menunggu lama lapak komentar milik kaun tersebut pun langsung ramai oleh para netizen. Bahkan ada yang mengakui dirinya pernah ikut investasi di tanijoy. 

Salah satunya adalah @duadefri menuliskan "Serius?? Akhir 2019 sempet investasi di Tanijoy ikut salah satu proyek. Tertarik karena kelolaannya sesuai syariah. Dulu belum terdaftar OJK. Proyek selesai awal tahun 2020 dana investasi dan basilnya emang lama banget turunnya tapi masih percaya karena masih responsif."

Terus, lanjut akun tersebut, "alhamdulillahnya cair setelah ngaret hampir 2 bulan. Hasilnya gak banyak maklum karena baru dan ini sistemnya perkebunan yg bisa jadi rugi dan banyak kendala. Mutusin gak ikutan lagi karena gak user friendly. Gak nyangka kalo sampe ngegelapin."

Lalu akun @SabdaAwal menuliskan "Saya termasuk yang jadi investor disini. Memang P2P ini belum ada izin dari @ojkindonesia yang katanya on proses dan karena punya potensi dan penghargaan, eh tau-taunya @tanijoy_id menghilang. Dari 400 pendana, uang Rp 4M entah kemana. Laporan indikasi fiktif termasuk proyeknya."