Entertainment

Viral Seorang Ibu Bagikan Pengalaman di KRL saat Sakit, Pengakuan Mantan Muridnya Bikin Haru

Viral Seorang Ibu Bagikan Pengalaman di KRL saat Sakit, Pengakuan Mantan Muridnya Bikin Haru
Cerita mantan murid Andari, dosen Universitas Indonesia yang menginspirasi. (Twitter/@zebipaskal)

AKURAT.CO Sebuah kisah mengharukan beredar di jagat media sosial Twitter. Melalui unggahan akun @zoelfick, seorang ibu yang diketahui bernama Andari membagikan pengalamannya menggunakan jasa Kereta Rel Listrik (KRL) Commuter Line.

Saat itu, Andari hendak pulang menuju Depok setelah berobat dari Rumah Sakit Dr. Cipto Mangunkusumo (RSCM), Jakarta Pusat. Melihat Andari merasakan nyeri, sang suami pun meminta izin kepada satpam yang bertugas agar istrinya diperbolehkan berbaring di dalam kereta.

Ternyata, tak hanya izin yang didapatkan oleh Andari, akan tetapi pelayanan yang sangat ramah juga diberikan oleh sang satpam, Mustahillah. Dengan sabar, Mustahillah selaku satpam yang bertugas kala itu menuntun Andari ke bangku prioritas. Mustahillah juga sesekali mengecek kondisi Andari yang sedang berbaring menahan nyeri. Alhasil, Andari pun bisa sampai di tujuan dengan tenang dan selamat.

baca juga:

Usut punya usut, Bu Andari ternyata adalah seorang dosen Program Studi Teknik Lingkungan Universitas Indonesia. Salah seorang mantan muridnya dengan akun Twitter @zebipaskal menanggapi cuitan viral itu dan menceritakan pengalaman uniknya saat sempat diajar oleh Andari. Pada salah satu pertemuan di kelas tentang pencemaran, sang dosen bertanya kepada para muridnya, perihal keinginan memiliki mobil pribadi.

"Siapa yang ingin punya mobil?" begitulah kira-kira pertanyaan Andari.

Lalu mayoritas murid mengangkat tangan mereka dan kemudian dijawab Andari seraya tertawa, "Sepertinya saya gagal dalam mengajar mata kuliah ini ya,". Dosen tersebut memang dikenal teguh memegang prinsip untuk naik kendaraan umum, bahkan ketika dirinya dalam keadaan sakit.

Tak ayal, kisah mengharukan dan inspiratif itu pun mendapat berbagai tanggapan dari para warganet. Mereka mengaku terharu dan mengapresiasi prinsip yang dipegang teguh Andari.

"The real ilmu yg dipraktekkan, bukan dihapal!" puji @sayasukasih.

"Keren, beliau gak hanya ngajarin tapi langsung jadi teladan buat apa yang dia omongin bahkan konsisten sekali," apresiasi akun @sarwonoeomma.

"MasyaAllah entah kenapa baca ini kok tiba-tiba air mata langsung merembes," ujar akun @BinarMentari8.

"Sedih," tulis akun @lutfisyahbana.

Sungguh pendidik yang patut diteladani, ya![]