News

Viral, Pencuri Motor Bermodus Leasing, Korban Diminta Berikan STNK

Saat itu, dirinya diikuti oleh empat motor yang diperkirakan dikendarai oleh 8 orang


Viral, Pencuri Motor Bermodus Leasing, Korban Diminta Berikan STNK
Video Pencuri Motor Bermodus Leasing (TIKTOK/guaorangcitayemm)

AKURAT.CO, Modus pencurian sepeda motor dengan berpura-pura menjadi pegawai leasing tengah marak di kota Jakarta. Kali ini seorang pemuda menceritakan pengalamannya di Tiktok.

Pemuda itu bercerita kejadian itu berawal saat dirinya ingin pergi bekerja. Saat itu, dirinya diikuti oleh empat motor yang diperkirakan dikendarai oleh 8 orang.

"Jadi kronologinya gini tadi pagi gua mau berangkat kerja karena rumah gua di Kunciran dan gua mau kerja di Kuningan dan gua biasanya lewat jalan Larangan dan pas gua masuk jalan larangan tiba-tiba gua diberentiin sama sekelonpok orang itu dengan jumlah empat motor 8 orangan gitu yang kaya debt colector gitu orang timur deh," kata pemuda itu bercerita dalam akun TikTok @guaorangcitayemm dikutip, Selasa (5/7/2022).

baca juga:

Kata dia, setelah diberentiin sama mereka. Mereka itu langsung nyebut plat nomor pemuda tersebut sama nama atas stnk tersebut.

"Dan gua percaya nih kalo nih orang mungkin beneran nih dan akhirnya gua mencoba berkomunikasi sama mereka," lanjutnya.

Saat itu, pemuda tersebut pun langsung memberikan handphonenya ke orang tersebut untuk berkomunikasi dengan orang yang berada di dalam rumahnya.

"Gua kasih ke mereka buat ngomong sama orang rumah dan ternyata mereka itu ga ngomong panjang mereka cuma ngomong beberapa kata dan hp gua ternyata di airplane tapi mereka terus berxakap terus ngomong seolah-olah mereka lagi berbincang-bincang sama keluarga gua padahal mah engga," tuturnya.

Usai pura-pura berbincang, 8 orang tersebut mencoba meminta Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) motor tersebut.

"Gua kasih tuh STNK karena mereka nyebut atas namanya di STNK itu yang bikin gua berat," lanjutnya.

Tak hanya meminta STNK, 8 orang tersebut juga meminta kunci motor milik pemuda tersebut. Namun, beruntung pemuda tersebut tak memberikannya.

Usai tak diberi, 8 orang tersebut berniat untuk pergi meninggalkan lokasi. Namun, sebelum mereka pergi, pemuda tersebut meminta handphonenya agar dikembalikan. 8 orang tersebut juga mengancam untuk membawa motor milik pemuda tersebut dan membawa pemuda tersebut ke kantornya.

"Pas dia mau pergi itu gua masih kekeh nih coba hp gua gua mau ngubungin orang rumah. Akhirnya Pas dia kasih hp gua ke gua. gua baru sadar nih handphone gua ko di airplane (mode pesawat) gitu. Pas airplanenya gua hidupin banyak tuh telepon masuk sama wa masuk dari orang rumah," kata dia lagi.

"Dan begonya gua main ayo aja gitu gua kaya nantangin mereka gitu padahal ternyata itu cuma modus mereka aja," sambungnya.

Setelah mengalami kejadian itu, pemuda tersebut akhirnya sadar.

"Pas mereka pergi gua baru sadar kalo STNK gua dibawa mereka gitu," lanjutnya.

Lebih lanjut, pemuda tersebut pun memberikan kepada masyarakat untuk tidak panik jika mengalami kejadian hal serupa.

"Kedepannya kalo kalian ngalamin hal yg sama apa yang gua alamin tolong jangan pernah kasih STNK lu ke siapapun selain petugas polisi atau yang berwenang. Usahain nenangin diri lu dulu jangan terlalu panik sama hal kaya gini. Kalo emang lu panik banget gapapapa tapi berhentilah ditempat yang  rame sama orang dan kalo keadaan mendesak mungkin lu boleh teriak atau ngomong agak ngegas aja gt biar kaya yang lewat bertanya-tanya dan heran," tutupnya.