News

Viral Kisah Cho Yu Na, Ini 5 Kasus Keluarga Bunuh Diri, Lompat Satu Per Satu dari Gedung

Menjadi salah satu kasus bunuh diri massal paling menggemparkan, kisah kematian 11 anggota keluarga Burari hingga kini masih menyimpan banyak misteri.


Viral Kisah Cho Yu Na, Ini 5 Kasus Keluarga Bunuh Diri, Lompat Satu Per Satu dari Gedung
Gambar hanya untuk representasi (Indian Express)

AKURAT.CO  Kisah tragis bocah 10 tahun dari Korea Selatan, Cho Yu Na, viral di media sosial . Diulas di Twitter, Cho dilaporkan menghilang, tapi kemudian ditemukan tewas bersama dengan orang tuanya, dengan jasad membusuk di dalam mobil yang terkunci di dalam laut dekat pelabuhan Songgok di Wando.

Sejauh ini, belum diketahui secara pasti penyebab kasus kematian Cho dan  kedua orang tuanya. Namun, tampaknya, kasus itu menjadi bunuh diri keluarga, di mana diketahui, sebelum ditemukan, orang tua Cho menderita kerugian finansial usai membeli  uang kripto Luna. Polisi juga menemukan bahwa orang tua Cho telah mencari topik tentang obat tidur hingga cara bunuh diri di internet.

Sementara kasus masih diselidiki, tragedi bunuh diri satu keluarga ternyata bukan hal yang jarang terjadi. Di beberapa negara, kasus-kasus semacam ini acap kali terjadi, dengan media ramai memberitakan kisah hingga latar belakang di balik aksi bunuh diri tersebut.

baca juga:

Dilansir dari berbagai sumber, AKURAT.CO menghimpun 5 kasus keluarga bunuh diri di berbagai negara.

1. Kasus bunuh diri Sangli, India

Viral Kisah Cho Yu Na, ini 5 Kasus Keluarga Bunuh Diri, Lompat Satu Per Satu dari Gedung - Foto 1
 iMAPHSY

Menjadi insiden terbaru, kasus melibatkan sebuah keluarga di negara bagian Maharashtra, India. Beritanya ramai diulas media setempat, sembilan anggota keluarga dari dua pria bersaudara ditemukan tewas di distrik Sangli, Senin, 20 Juni 2022.

Menurut laporan, jenazah para korban berada di dua rumah berbeda. Rumah itu tidak lain milik dari dua pria bersaudara tersebut, yang masing-masing bangunan letaknya terpisah sekitar 2,5 km di desa Mhaisal.

Penyelidikan awal mengungkap bahwa kedua saudara itu telah banyak meminjam uang dari orang-orang yang berbeda. Dugaan kuat pun mengarah bahwa kematian dua keluarga itu adalah kasus bunuh diri. Mengingat, polisi juga mendapati bukti catatan yang merujuk pada aksi bunuh diri akibat lilitan utang.

Dua bersaudara yang tewas itu kemudian diidentifikasi sebagai Manik Vhanmore, 49 tahun, dan Popat Vhanmore, 52 tahun. Kedua kakak beradik itu meninggal bersama dengan istri, anak, dan ibu mereka.

Manik sendiri adalah seorang dokter hewan, dan Popat berprofesi sebagai guru. Kematian kedua orang itu, bersama dengan keluarganya baru diketahui setelah tetangga dan karyawan di klinik Manik mencari keberadaan para korban.