image
Login / Sign Up

"Memenangi AS Terbuka Sebenarnya Terasa Aneh"

Hervin Saputra

Bianca Andreescu

Image

Petenis asal Kanada, Bianca Andreescu, dalam salah satu sesi jumpa pers di Toronto, Kanada, Agustus silam. | REUTERS/Dan Hamilton

AKURAT.CO, Pekan belum berakhir untuk Bianca Andreescu. Petenis berusia 19 tahun itu terus menjadi pembicaraan setelah kesuksesannya memenangi satu dari turnamen grand slam di Amerika Serikat (AS) Terbuka di New York, akhir pekan lalu.

Mengalahkan petenis tuan rumah, Serena Williams, di partai puncak, Andreescu mengaku mendapatkan pengalaman berharga. Bersama Courtney Nguyen di WTA Insider, setelah laga menghadapi Williams, Minggu (8/9), Andreescu bicara tentang dukungan masyarakat Kanada, pertarungan menghadapi kegilaan suporter tuan rumah, dan target barunya setelah menjuarai AS Terbuka

Berikut petikannya:

baca juga:

Apa yang paling Anda banggakan jika Anda melihat kembali dua pekan Anda di AS Terbuka 2019?

Saya bangga dengan bagaimana saya menghadapi setiap pertandingan. Saya berada di grand slam. Itu tidak mudah karena jelas ada tekanan besar di sana, tekanan yang saya bebankan kepada diri saya, tekanan dari Kanada. Maksud saya, saya yakin semua orang (Kanada) ingin saya menang tapi jelas saya ingin menang untuk diri saya sendiri.

Jadi, jika saya pergi ke sana dan memainkan pertandingan dan memberikan yang terbaik, itu semua yang paling penting bagi saya, dan saya melakukan hal itu selama dua pekan.

Diskusi online dari sejumlah jurnalis Kanada menyebut bahwa prestasi Anda adalah pencapaian individu terbesar oleh seorang warga Kanada dan negeri Anda tergila-gila terhadap Anda di sepanjang turnamen.

Di setiap pertandingan saya merasakan seluruh dukungan dari rumah (Kanada) hanya dengan berada di media sosial. Saya mendapat banyak teriakan dukungan dari banyak atlet lain, (Perdana Menteri Kanada) Justin Trudeau, (Walikota Toronto) John Tory.

Bianca Andrescu dan Serena Williams di podium juara AS Terbuka 2019. REUTERS/Geoff Burke.

Ketika kita berbincang di Toronto, Anda bilang target Anda di tahun ini adalah masuk ke sepuluh besar dunia untuk kali pertama dan lolos ke WTA Final di Shenzen, China. Anda tidak memasukkan memenangi AS Terbuka dalam daftar target Anda. Pada titik mana pemikiran bahwa Anda bisa memenang turnamen menjadi kuat?

Pada setiap turnamen yang saya ikuti saya selalu ingin menang, jelas. Tapi, sebenarnya memenangi (AS Terbuka) sangat aneh. 

Menurut saya setelah kemenangan saya melawan Taylor Townsend (di babak 16 besar), itulah saat di mana saya benar-benar yakin bahwa saya bisa memenangi (turnamen) ini. Saya bertarung melawan penonton karena mereka juga sangat berisik – itu tidak bisa dibandingkan dengan (final) hari ini – tapi setidaknya saya punya pengalaman itu sebelum lolos ke final.  Ya, itu sangat hebat.

Anda untuk kali pertama masuk ke ranking lima dunia dan ranking empat untuk ranking kualifikasi Final WTA dan Anda punya gelar grand slam pertama. Bagaimana Anda memasang target baru Anda saat ini?

Saya hanya terus berusaha lebih. Ini adalah sebuah pencapaian luar biasa, tapi, seperti yang sudah saya katakan sebelumnya, saya belum selesai, saya belum puas. Jadi saya akan mengevaluasi ulang target-target itu karena menurut saya target adalah alat yang penting untuk dimiliki.

Saya berusaha untuk memikirkan target lain yang akan saya capai tahun ini. Mungkin tiga besar dunia…(tertawa)? Dan memenangi Final WTA.

Bianca Andrescu bersama trofi AS Terbuka 2019 di salah satu gedung pencakar langit Kota New York, AS, Senin (8/9). REUTERS.

Catatan statistik Anda sekarang adalah memenangi delapan laga tanpa terkalahkan menghadapi atlet ranking sepuluh dunia. Apakah hasil itu membuat Anda pemain yang baik di laga-laga besar?

Menurut saya itu datang dari gairah yang saya miliki untuk olahraga ini. Ketika saya melangkah ke lapangan melawan pemain level teratas, saya berusaha dan memainkan penampilan terbaik saua karena jika tidak, saya akan dilumat. Jadi menurut saya fokus saya bergerak ke level berikutnya.

Semua kekuatan mental yang sepertinya saya miliki semua karena kerja yang saya tempatkan dalam semua hal. Dan tentu saja pengalaman semakin bertambah.

Berbicara soal pengalaman, di mana Anda mendapatkan pengalaman terbesar musim ini?

Di manapun, sungguh. Saya sangat senang dengan bagaimana permainan saya menghadapi beberapa pemain tertentu. Pelatih saya, Sylvain, selalu bilang kepada saya, “kamu bisa bermain melawan pemain manapun karena kamu mampu beradaptasi dengan situasi apapun.’ Mungkin dia benar. Maksud saya, saya tidak mau membohongi siapapun tapi fakta tetap fakta. Hasil pertandingan saya benar-benar menunjukkan itu, jadi saya senang dengan hal tersebut.

Saya senang dengan kekuatan mental saya dan ketenangan yang saya pertahankan dalam situasi sulit, seperti di Indian Wells di depan banyak penonton seperti itu, atau di sini di AS Terbuka, atau bahkan kembali dari cedera dan menang di Toronto dan mengalami semua dari tiga (turnamen) penentu itu sangat keren.

View this post on Instagram

Tune in tonight @fallontonight!! It was so fun being on the show. You’re even more awesome in person ???? @jimmyfallon

A post shared by Bianca (@biancaandreescu_) on

Anda adalah favorit penonton sebagai underdog atau seorang Kanada yang bermain di kandang tahun ini. Saya tidak yakin Anda pernah bermain menghadapi penonton fanatik seperti yang Anda alami melawan Townsend dan Serena.

Saya pernah melihat seperti yang saya lihat hari ini. Itulah yang membuat AS Terbuka spesial. Penonton menggila.

Tapi, itu tentu saja perasaan yang berbeda karena saya mendapat banyak dukungan dari banyak pendukung lain. Bahkan di pekan ini saja saya dengar banyak orang Kanada yang datang dan mendukung. Tapi itu adalah bagian dari permainan. Anda harus fokus terhadap hal-hal yang Anda bisa kendalikan pada momen-momen itu dan saya rasa saya melakukan pekerjaan yang baik dengan hal itu.

Kami melihat Anda berjalan ke lapangan dengan headphone besar itu. Jadi, apa yang meledak di telinga Anda yang memotivasi Anda di turnamen ini?

Saya termasuk orang yang senang mendengarkan lagu-lagu berbeda ketika saya berjalan (ke lapangan), tapi satu yang paling sering adalah lagu Drake “Non-Stop”.

Jika Anda bisa memilih satu lagu yang meringkaskan dua pekan Anda di New York, kira-kira lagu apa?

Hot Girl Summer dari Megan Thee Stallion, Broke Leg oleh Tory Lanez, Go Viral oleh Joe Moses, 5AM di Toronto oleh Drake, Started From The Bottom oleh Drake, dan Money in the Grave-nya Drake. Sebenarnya, Money in the Grave![]

 

Editor: Hervin Saputra

berita terkait

Image

Olahraga

WTA

Andreescu Masih Ingin Raih Peringkat 1 Dunia

Image

Olahraga

Bianca Andreescu

Andreescu: Saya Membayangkan AS Terbuka Sejak Belum Bisa Memukul Bola

Image

Olahraga

Kaleidoskop 2019

September: Insiden Indonesia-Malaysia dan Sejarah Kanada bersama Andreescu

Image

Olahraga

Kaleidoskop 2019

Agustus: Gelar Juara Dunia Daddies, Andreescu, dan Kematian Hubert

Image

Olahraga

Simona Halep & Bianca Andreescu

Halep dan Andreescu Dinobatkan Sebagai Atlet Terbaik di Negaranya

Image

Olahraga

Kaleidoskop 2019

Maret: All England untuk Daddies dan Pemecatan Solari

Image

Olahraga

Australia Terbuka 2020

Bianca Andreescu Berharap Segera Pulih Jelang Australia Terbuka

Image

Olahraga

Auckland Classic 2020

Cedera Lutut, Bianca Andreescu Mundur dari Auckland Classic

Image

Olahraga

Final WTA 2019

Andreescu: Saya Mendengar Suara Retak di Lutut

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Olahraga
Garmin Indonesia

Approach S62 Bantu Pegolf Temukan Performa Terbaik Mereka

Approach S62 menganalisis faktor-faktor penting bagi para pegolf.

Image
Olahraga
Olimpiade Tokyo 2020

Tokyo Batalkan Hitungan Mundur Olimpiade 2020

Hal tersebut untuk menghindari kerumunan orang di tengah situasi pandemi virus corona.

Image
Olahraga
Major League Soccer

Coba Jadi Pebisnis, Kevin Durant Beli Saham Tim MLS

Image
Olahraga
Amerika Serikat Terbuka 2020

Barty Tidak Mau Gegabah Ambil Keputusan untuk AS Terbuka

Amerika Serikat Terbuka 2020 dijadwalkan pada 31 Agustus mendatang. Turnamen itu kemungkinan digelar tanpa penonton.

Image
Olahraga
Piala Italia 2019-2020

Piala Italia 2019-2020 Resmi Bergulir pada 12 Juni

Semifinal Piala Italia musim ini sudah memainkan leg pertama sebelum kompetisi ditangguhkan pada Maret lalu akibat wabah korona.

Image
Olahraga
Zlatan Ibrahimovic

Patung Zlatan Ibrahimovic Dipastikan Tetap Berada di Kota Malmo

Patung Ibrahimovic jadi sasaran vandalisme pendukung Malmo setelah sang pemain membeli saham Hammarby, klub yang menjadi rival Malmo.

Image
Olahraga
Liga 1 Indonesia 2020

Meski Keadaan Susah, Gaji Pelatih Sepakbola Tak Bisa Dipotong Seenaknya

APSSI mengajukan tiga skala presentase terkait pemotongan gaji pelatih kepada PSSI.

Image
Olahraga
Amerika Serikat Terbuka 2020

Nadal Menolak Berkompetisi Jika Situasi Belum Membaik

Nadal akan menolak bermain di Amerika Serikat Terbuka andai turnamen itu dihelat dalam situasi yang belum membaik.

Image
Olahraga
George Floyd

Gauff Kembali Bersuara Tuntut Keadilan Rasisme Pasca Kematian Floyd

Kematian Floyd telah memicu unjuk rasa besar-besaran. Tidak cuma di Amerika, protes kini meluas ke Eropa dan Afrika.

Image
Olahraga
Liga 1 Indonesia 2020

PSSI Dituntut untuk Menambah Menit Bermain Pemain Muda di Liga 1 dan Liga 2

PSSI dianggap belum bisa mengoptimalkan peran pemain muda di klub Liga 1 dan Liga 2.

terpopuler

  1. Tidak Diberi Kesempatan Bicara Soal PSBB, Wagub Riza Sesekali Terlihat Main HP 

  2. Video Mahasiswa Unjuk Rasa Tuntut Jokowi Mundur di Tengah Pandemi Dipastikan Hoaks

  3. Meski Putusan PTUN Tak Memerintahkan, Anggota DPR Ini Tetap Desak Presiden Minta Maaf

  4. Deddy Corbuzier Akhirnya Blak - Blakan Soal Rencana Nikahi Sabrina Chairunnisa

  5. Kini Jualan Soto dan Buka Laundry, Ini 5 Potret Terbaru Pinkan Mambo yang Bikin Pangling

  6. Tanpa Bunga dan Bebas Riba! Ini 7 Pinjaman Online Syariah Paling Diminati di Indonesia

  7. Soroti Keikutsertaan Kaum Kulit Putih di Demonstrasi George Floyd, Pengamat Paramadina Sebut 'New Awakening'

  8. Ungkap Kesalahan Beritakan Putusan PTUN Soal Internet di Papua, Ade Armando: Ini Peringatan Serius Bagi Media Massa di Indonesia

  9. Lewat Twitter, Susi Pudjiastuti Umumkan Sebagian Besar Karyawan Susi Air Dirumahkan Karena Pandemi

  10. AGN: Rahmat Kadir Lebih Ksatria Dibanding Novel Baswedan

fokus

Lebaran di Tengah Pandemi
Pulih dengan Terapi Musik
Wabah Corona

kolom

Image
Ujang Komarudin

Milenial Reform

Image
Dewi Kartika

Inspirasi dan Legacy Prof Sediono Tjondronegoro untuk Petani

Image
Achmad Fachrudin

Jebakan Kampanye Virtual di Pilkada 2020

Image
Imam Shamsi Ali

Rasisme Itu Dosa Asal Amerika

Wawancara

Image
News

Interview Siti Fadilah, dari Keadaannya di Penjara yang Mengharukan, Blak-blakan Covid-19 sampai Fitnah yang Menyerangnya

Image
News

Interview Rizal Ramli: Indonesia Diberi Berkah Luar Biasa oleh Tuhan, Cuma Kita Harus Punya Visi Mau Ngapain ke Depan

Image
News

Interview Leony Si Driver Ojol Lulus Cum Laude Sampai Raih Beasiswa Ilmu Hukum

Sosok

Image
News

Bikin Bangga, Mantan Stafsus Presiden Jokowi Terpilih Menjadi Alumni Terbaik Harvard University

Image
News

Kisah Raeni, Anak Tukang Becak yang Kini Sukses dari Unnes hingga Raih Beasiswa S3 di Inggris

Image
News

Ngopi di Teras hingga Main Bareng Cucu, 6 Potret Santai Bamsoet saat di Rumah