Olahraga

Verstappen: Hamilton Bisa Melewati 100 Kemenangan

Lewis Hamilton meraih rekor 92 kemenangan di Grand Prix Portugal 2020.


Verstappen: Hamilton Bisa Melewati 100 Kemenangan
Lewis Hamilton dan Max Verstappen saling memberikan selamat setelah menjadi pemenang satu dan dua Grand Prix Eifel di Sirkuit Nuerburgring di Nurburg, Jerman, Minggu (11/10). (REUTERS)

AKURAT.CO, Merebut 92 gelar untuk melewati rekor Michael Schumacher oleh Lewis Hamilton jelas merupakan sebuah pencapaian yang tak terbayangkan. Namun, rival Red Bullnya, Max Verstappen, percaya bahwa Hamilton bakal terus menambah jumlah tersebut.

"Luar biasa meraih 92 kemenangan dan dia (Hamilton) tampaknya bakal melewati 100 (kemenangan)," kata Verstappen sebagaimana dipetik dari The Guardian. "Luar biasa, dia seperti bakal meraih gelar juara dunia ketujuh yang bakal mengesankan."

Komentar Verstappen selepas Hamilton memecahkan rekor di Grand Prix Portugal 2020 di Portimao, Portugal, Minggu (25/10), menunjukkan bahwa pembalap Mercedes asal Inggris tersebut memang mencapai sesuatu yang luar biasa kompetitif. Pasalnya, sebagai salah satu pesaing utama, Verstappen tahu betul seberapa ketat persaingan di lintasan Formula One (F1).

Hamilton sendiri mengisyaratkan bahwa raihannya di Portugal bukanlah akhir dari ambisinya. Masih ada gelar juara dunia ketujuh untuk menyamai Schumacher dan gelar juara dunia kedelapan untuk melewatinya.

"Saya tidak percaya ungkapan 'langit adalah batas'," kata Hamilton.

"Itu tergantung seberapa banyak kita menginginkan, seberapa banyak kita ingin terus mengangkat ambang batas dan maju dengan sejarah bersama, cara kita bekerja, kita tidak duduk berpuas diri dengan hasil, kita tetap bekerja, kita tetap mengangkat diri. Setiap balapan rasanya seperti yang pertama. Saya tidak tahu bagaimana (rekor) ini mungkin setelah semua balapan tetapi itu terjadi."

Di klasemen sementara F1 2020, Hamilton saat ini unggul 77 angka dari rekan setimnya, Valtteri Bottas, yang berada di posisi kedua. Jika Hamilton bisa unggul 78 angka di Grand Prix Turki yang digelar 15 November setelah Emilia Romagna di Imola, Italia, di pekan sebelumnya, maka juara dunia ketuiuh menjadi milik juara dunia berkulit hitam pertama itu.

"Ini adalah masa yang benar-benar spesial. Saya benar-benar heran, well saya berusia 35 tahun. Saya merasa secara fisik tetap kuat tetapi tentu Anda bertanya-tanya kapan ini akan berakhir dan Anda mulai kehilangan penampilan tapi sampai hari ini belum."[]

Hervin Saputra

https://akurat.co

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Untuk komentar, silahkan terlebih dahulu