Lifestyle

Intip Tiga Venue Penting KTT G20 di Bali

Intip Tiga Venue Penting KTT G20 di Bali
Pembukaan Forum Konferensi Tingkat Tinggi G20 oleh Presiden Indonesia, Joko Widodo (Tangkapan Layar YouTube)

AKURAT.CO, Indonesia dengan bangga menjadi tuan rumah G20 di tahun 2022, yang telah diserahterimakan sejak akhir Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 Roma (30-31 Oktober 2021) lalu. Provinsi Bali menjadi venue KTT G20 di Indonesia.

Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik Kementerian Komunikasi dan Informatika, Usman Kansong pun juga mengatakan bahwa ada tiga lokasi di Bali yang menjadi lokasi penting untuk KTT G20.

Tiga venue KTT G20 ini akan dihadiri oleh para kepala negara anggota G20. Yuk, intip tiga lokasi penting KTT G20 di Bali. 

baca juga:

The Apurva Kempinski Bali

Intip Tiga Venue Penting KTT G20 di Bali - Foto 1
Apurva Kempinski Bali Apurva Kempinski Bali lokasi G20 website Apurva Kempinski Bali

The Apurva Kempinski Bali merupakan hotel, yang menjadi lokasi utama diselenggarakannya KTT G20. 

Hotel mewah ini punya fasilitas mumpuni hingga pemandangan menawan.

Puncak acara KTT G20 hari ini, Selasa (15/11/2022) pun berlangsung di Hotel The Apurva Kempinski, Nusa Dua, Bali. 

Hotel ini juga dipilih menjadi lokasi KTT G20 bukan tanpa alasan. Fasilitas dan pelayanan yang baik menjadi modal utama untuk menyambut para delegasi di Indonesia.

"Tidak hanya tempatnya (yang baik) tetapi juga pelayanannya yang juga baik. Saya harapkan ini akan membawa pesan besar dalam posisi Indonesia di mata dunia," kata Wakil Presiden Ma'ruf Amin ketika meninjau Hotel The Apurva Kempinski Bali, beberapa waktu yang lalu kepada wartawan.

Hotel The Apurva Kempinski Bali dapat disebut sebagai hotel baru, karena dibuka 3 tahun lalu. 

Hotel ini dibangun sebagai tempat para tamu beristirahat namun juga dilengkapi fasilitas MICE yang lengkap, termasuk untuk perhelatan KTT G20.

Diketahui, Hotel The Apurva Kempinski Bali memiliki ruangan memadai untuk acara skala internasional. Ruangan Candi misalnya, dapat menampung hingga 1000 orang. 

Selain itu ada juga 5 ruangan lain, yang dapat digunakan untuk pertemuan privat dengan skala kecil.

Selain itu, Hotel The Apurva Kempinski Bali juga menjadi lokasi andalan acara pesta pernikahan. Apalagi untuk pasangan yang mendambakan pernikahan dengan view pantai, akan sangat cocok mengadakan pesta pernikahan di Hotel The Apurva Kempinski Bali.

The Apurva Kempinski Bali juga terletak di atas tebing Nusa Dua. Berada di ketinggian, para tamu akan dimanjakan dengan pemandangan Samudera Hindia dan taman bernuansa tropis.

Hotel ini juga mudah dijangkau. Jaraknya 16 kilometer atau sekitar 30 menit dari Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai.

Hotel The Apurva Kempinski Bali juga memiliki lokasi strategis dan dekat dengan berbagai destinasi wisata, seperti Pantai Kuta 13,28 kilometer, Beachwalk 13,43 kilometer, dan Pantai Seminyak 16,33 kilometer.

Diketahui, Hotel The Apurva Kempinski Bali memiliki 475 kamar, suite, dan vila. Menariknya sebanyak 60 persen dari akomodasi itu dilengkapi kolam renang pribadi. Harga kamarnya mulai dari Rp4 juta hingga Rp10 juta.

Salah satu yang unik dari perhelatan KTT G20 kali ini di Hotel The Apurva Kempinski Bali, kawasan Ocean Front Lawn yang dibangun sebuah dome terbuat dari bahan bambu, khusus untuk acara KTT G20. 

Dome yang melambangkan komitmen Indonesia terhadap ekonomi hijau ini, rencananya akan menjadi latar untuk family foto kepala negara G20.

Tahura Ngurah

Intip Tiga Lokasi Penting untuk KTT G20 Di Bali - Foto 2
Tiga Lokasi Penting G20 Potret tiga lokasi penting perhelatan KTT G20 Instagram

Tahura Ngurah adalah salah satu lokasi yang akan dikunjungi oleh para delegasi Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Bali, pada 14-16 November 2022.

Presiden Joko Widodo mengatakan, Tahura Ngurah Rai menjadi sebuah tempat yang dapat memperlihatkan kepedulian Indonesia terhadap lingkungan kepada dunia.

Menurut Presiden Jokowi, tempat ini nantinya yang menjadi titik utama, terutama dalam hal fokus terhadap lingkungan, fokus terhadap upaya penghutanan kembali, baik itu mangrove maupun tropical rainforest.

Mengutip laman resmi Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia menlhk.go.id, Tahura Ngurah atau Taman Hutan Raya Ngurah Rai merupakan satu-satunya taman hutan raya yang ada di Provinsi Bali.

Tahura Ngurah Rai merupakan kawasan bertipe hutan payau yang selalu tergenang air payau dan dipengaruhi oleh air pasang surut.

Tahura dengan luas sekitar 1.375 hektare ini memiliki kekayaan flora dan fauna dengan aneka jenis mangrove.

Adapun letak Tahura Ngurah Rai ini berada di pusat pertumbuhan bisnis dan pariwisata di Bali, yakni berada di tengah 3 kawasan wisata utama yaitu Nusa Dua, Sanur, dan Kuta.

Kawasan ini memiliki kondisi tegakan mangrove yang beragam dan kaya akan larva biota air merupakan daerah yang luas untuk mendukung keberadaan burung sebagai tempat tinggal bersarang dan tempat mencari makan terutama pada pagi hari sampai siang hari sehingga merupakan atraksi wisata yang sangat menarik.

Keberadaan Tahura Ngurah Rai untuk mereduksi hantaman gelombang dari lautan. Hutan bakau ini berfungsi sebagai laboratorium alam untuk penelitian dan lahan konservasi bagi beberapa jenis burung maupun hewan langka.

Tahura Ngurah Rai menjadi rumah bagi beberapa jenis satwa, seperti biawak dan burung bangau. Hutan ini memiliki konfigurasi medan berupa daratan yang dipengaruhi pasang surut air laut dan kemiringan tanah ke arah timur, dengan ketinggian antara 0-3 meter di atas permukaan laut.

Potensi biotik yang terdapat dalam tahura ini, antara lain jenis tumbuhan perepat (Sonneratia alba), benuang laki (Duabanga moluccana), mangrove hitam (Aegiceras corniiculatum), bakau kurap (Rhizophora mucronata), serta tumbuhan bawah semisal tuba laut (Derris heterophylla), bakau suci (Acanthus ilicifolius), dan api-api putih (Avicennia maria).

Adapun burung yang hidup dalam kawasan ini adalah burung jenis cikalang besar (Fregeta minor), angsa batu cokelat (Sula leucgaster), dara laut (Sterna hirundo), cekakak sungai (Halcyon chloris), perkutut (Geopelia striata), dan tekukur (Streptopelia chinensis).

Ada juga penyu hijau (Chelonia mydas), penyu sisik (Eretmochelys imbricata), dan teripang (Echinodermata).

Untuk menikmati keindahan tahura ini bisa berjalan kaki menyusuri titian yang terbuat dari kayu. Di kanan-kirinya, bisa melihat tanaman bakau yang tumbuh menjulang.

Garuda Wisnu Kencana

Intip Tiga Lokasi Penting untuk KTT G20 Di Bali - Foto 3
Peresmian GWK Pesona keindahan Patung Garuda Wisnu Kencana (GWK) saat peresmian di Ungasan, Badung, Bali, Sabtu (22/9/2018). Patung Garuda Wisnu Kencana (GWK) merupakan patung tertinggi ketiga di dunia. Patung GWK dibangun dalam waktu 28 tahun, memiliki tinggi 121 meter dan lebar bentang sayap 64 meter karya seorang seniman Nyoman Nuarta. AKURAT.CO/Andrian Martinus Tunay

Kawasan Wisata Taman Budaya Garuda Wisnu Kencana (GWK) akan menjadi lokasi jamuan makan malam  KTT G20 di Bali.

Jelang perhelatan KTT G20, pengelola Taman Budaya GWK kini telah menutup akses kunjungan untuk para wisatawan.

Menurut Direktur Operasional Taman Budaya GWK, Stefanus Yonathan Astayasa kawasan wisata itu akan tutup selama empat hari.

Jamuan makan malam di Taman Budaya GWK sendiri akan berlangsung pada 15 November 2022. 

Nantinya, para VVIP KTT G20 akan melangsungkan makan malam di Lotus Pond, yaitu venue terbesar yang ada di GWK.

Diketahui, Taman Budaya Garuda Wisnu Kencana (GWK) adalah objek wisata unggulan di Indonesia. Selama bertahun-tahun, GWK telah menjadi salah satu landmark yang paling ikonik di Bali.

Kawasan Wisata GWK berlokasi di sebuah perbukitan batu kapur semenanjung Bali, Jalan Raya Uluwatu, Ungasan, Kuta Selatan, Badung.

Patung GWK berada di ketinggian 26,3 meter dari permukaan laut di dalam Kawasan Wisata GWK, dengan luas kawasan wisata mencapai 240 hektare.

Patung GWK sendiri adalah sebuah patung monumen yang menggambarkan keagungan Dewa Wisnu dalam kepercayaan Hindu. 

Dilansir dari laman GWK Cultural Park, Dewa Wisnu digambarkan dalam GWK tengah menunggangi garuda, yang juga menjadi lambang Pancasila. Garuda sendiri merupakan simbol kemerdekaan atau kebebasan dari penindasan. 

Lalu, menurut laman Indonesia.go.id monumen GWK dibangun dengan ukuran sangat besar dan megah. Monumen ini diklaim lebih besar dari patung Liberty di Amerika Serikat yang tingginya tidak sampai 46 meter.

Patung GWK diketahui memiliki tinggi hingga 76 meter, dengan penyangga setinggi 55 meter. Sedangkan sayap burung garuda membentang seluas 66 meter. Mengingat tingginya yang begitu menjulang, patung GWK bisa dilihat dengan jelas hingga jarak 40 kilometer. 

Hal itu juga yang menjadi alasan mengapa The Straits Times menetapkan bahwa GWK merupakan patung tembaga terbesar di dunia. Ukurannya yang masif membuat pembangunan GWK memakan waktu yang lama. 

Diketahui, pembangunan patung raksasa itu telah digagas sejak 1988 oleh maestro patung dunia asal Bali, bernama I Nyoman Nuarta. 

Pembangunannya memakan waktu hingga 28 tahun dan diresmikan pada 22 September 2018. Acara peresmian GWK berlangsung meriah beberapa waktu lalu, dihadiri oleh Presiden Joko Widodo dan 15.000 orang dari 189 negara.

Itulah tiga venue KTT G20 di Bali yang akan menjadi saksi bisu perhelatan dunia dalam bidang ekonomi dan kesehatan.[]