News

Varian Omicron Kian Menjalar, Level Pengetatan Aktivitas di DKI Bakal Dinaikkan

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan menyiapkan kembali skenario pengetatan aktivitas masyarakat di Ibu Kota.


Varian Omicron Kian Menjalar, Level Pengetatan Aktivitas di DKI Bakal Dinaikkan
Wagub DKI Jakarta, Riza Patria (AKURAT.CO/Yohanes Antonius )

AKURAT.CO Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan menyiapkan kembali skenario pengetatan aktivitas masyarakat di Ibu Kota. Hal ini sebagai respons kenaikan kasus Covid-19 varian Omicron.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengatakan, pengetatan lewat kebijakan PPKM mutlak harus dilakukan. Sebab, varian Omicron tengah menjalar hebat di masyarakat. 

"Jadi kami minta pengetatan. Nanti kami akan koordinasikan sesuai dengan masa periodenya PPKM Level 2 ini," kata Ariza di Gedung PMI DKI Jakarta, Jalan Kramat Raya, Senen, Jakarta Pusat, Sabtu, (15/1/2022).

baca juga:

Untuk diketahui, hingga kemarin, Jumat (14/1/2022), kasus varian Omicron di Jakarta saat ini telah menembus 725 orang. Sebanyak 545 orang atau 75 persen di antaranya merupakan pelaku perjalanan luar negeri. Mereka terapar di luar negeri dan terdeteksi saat tiba di tanah air. Sementara 180 pasien lainnya tertular Omicron dari transmisi lokal. 

Menurut Ariza, pemerintah pusat bersama dengan daerah secara rutin mengevaluasi kebijakan PPKM. Salah satu pengetatan yang diperlukan, lanjut dia, soal perjalanan orang ke luar negeri. Sebab, berdasarkan data yang ada, mayoritas penularan dipicu perjalanan ke luar negeri. 

"Nanti kebijakan-kebijakan yang baru akan segera kami sampaikan," kata Riza. 

Penambahan kasus Omicron sejalan dengan melonjaknya pasien harian yang terinfeksi virus corona. Belakangan ini penambahan kasus baru mencapai 100-300 per hari.

Kasus aktif juga meningkat. Hingga kemarin pasien Covid-19 yang masih dirawat atau menjalani isolasi tercatat 3.325 orang. Kenyataan itu membuat pemerintah harus bersikap. Transmisi virus sedang menuju puncak penularan. []