News

Varian Delta Mengamuk di Australia, Infeksi Covid-19 Meroket Hampir 2 Ribu Kasus Per Hari

Australia mencatat infeksi dengan angka mencapai hingga 1.900 kasus per hari.


Varian Delta Mengamuk di Australia, Infeksi Covid-19 Meroket Hampir 2 Ribu Kasus Per Hari
Dalam foto ini, orang-orang mengantre untuk mendapatkan vaksin di pusat vaksinasi Covid-19 di Melbourne, 2 September 2021 (EPA-EFE)

AKURAT.CO Varian Delta yang terus menyebar di Sydney dan Melbourne yang dikunci telah berhasil memicu lonjakan kasus Covid-19 di Australia. Pada Jumat, Negara Kangguru itu mencatat infeksi dengan angka mencapai hingga 1.900 kasus per hari. Itu adalah pertama kalinya Australia mencentak kasus sebanyak itu. 

Sebagaimana diwartakan Reuters, Australia berada dalam cengkeraman gelombang infeksi ketiga dengan wabah Delta memaksa para pejabat untuk membuang strategi nol-Covid. Sebagai gantinya, Australia kini lebih fokus pada misi untuk mengurangi pembatasan ketat dengan meningkatkan populasi yang divaksin ganda. 

New South Wales (NSW), tempat di mana Sydney berada, adalah pusat wabah terburuk di Australia. Wilayah ini melaporkan 1.542 kasus lokal harian baru, naik dari angka tertinggi yang dicetak minggu lalu, yakni 1.533. Sementara, jumlah kematian harian baru yang dilaporkan di sana mencapai sembilan kasus. 

"Pola ini sudah diprediksi," kata Perdana Menteri NSW Gladys Berejiklian dalam jumpa pers di Sydney, di mana kasus diperkirakan akan mencapai puncaknya pada minggu depan. Berejiklian mengatakan pengarahan media harian Covid-19 akan dibatalkan mulai Senin (13/9) dan pembaruan akan dirinci dalam video online.  

Meningkatnya kasus di Sydney telah meningkatkan beban untuk staf ambulans, dengan jumlah pasien Covid-19 yang diangkut meningkat dua kali lipat dalam dua minggu terakhir. Kini, jumlah pasien yang telah dicatat total mencapai hampir 6 ribu.

Kemudian, kata pejabat, ada sekitar 1.156 orang yang masih berada di rumah sakit di negara bagian itu. Sebanyak 207 pasien dirawat dalam perawatan intensif, dan 89 di antaranya membutuhkan ventilasi.

Baca Juga: Australia Cetak Rekor Infeksi hingga Laporkan Kematian Pertama COVID-19 Sepanjang Tahun 2021

Dengan laporan terbaru itu, kasus infeksi Covid-19 di Australia terbilang masih bertahan di dekat level rekor. Namun, otoritas NSW pada hari Kamis (9/9) telah mendiskusikan soal pembukaan bisnis. Mereka mengatakan bahwa bisnis Sydney dapat dibuka kembali jika 70 persen populasi orang dewasa di NSW sudah menerima dosis penuh. Ini adalah target yang akan dicapai sekitar pertengahan Oktober.

Menurut data, 76 persen orang di atas 16 tahun di negara bagian tersebut telah menerima setidaknya satu dosis, dan 44 persen telah divaksin penuh.

Situasi serupa juga menimpa negara bagian Victoria dengan Melbourne sebagai ibu kotanya. Pada Jumat ini, mereka mencatat 334 kasus baru, dan menjadi kenaikan infeksi terbesar untuk tahun ini. Satu kematian baru juga dilaporkan di sana.

Hampir sama seperti Sydney, beberapa pembatasan di ibu kota Melbourne akan dilonggarkan. Namun, ini juga dengan syarat jika 70 persen populasi orang dewasa telah menerima setidaknya satu dosis vaksin, dan target ini diperkirakan akan tercapai pada 23 September 2021.[]