Lifestyle

Varian Delta Berbahaya Bagi Lansia Penyintas Covid-19

Virus Covid-19 varian delta berpotensi menyebabkan reinfeksi yang justru semakin memperlemah kekebalan tubuh penyintas Covid-19 termasuk lansia


Varian Delta Berbahaya Bagi Lansia Penyintas Covid-19
Lansia tidur (ISTIMEWA)

AKURAT.CO World Health Organization (WHO) mengumumkan bahwa virus corona varian delta atau B1.617.2 yang pertama kali ditemukan di India sebagai varian of concern (VOC). Hal ini menandakan bahwa varian tersebut adalah jenis virus yang lebih mudah menular, dibandingkan dengan strain Alpha yang ditemukan di Inggris.

Lantas seperti apa dampak dibandingkan virus corona sebelumnya? Menurut Ketua Tim Penelitian Whole Genome Sequence (WGS) SARS-CoV-2 Fakultas Kedokteran Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan Universitas Gadjah Mada, dr. Gunadi PhD, Sp.BA menyampaikan bahwa varian delta B1617 berdampak buruk jika menyerang penyintas lanjut usia (lansia).

Sebab, varian delta bisa menurunkan kekebalan tubuh lansia meskipun mereka sudah mendapatkan dua dosis vaksinasi.

Dari hasil penelitian, dr. Gunadi menambahkan bahwa varian delta berpotensi menyebabkan reinfeksi yang justru semakin memperlemah kekebalan tubuh penyintas Covid-19 di semua umur, termasuk lansia.

“Semakin tua pasien COVID-19 maka varian delta ini akan memperburuk kekebalan tubuh pasien tersebut,” tulis dr. Gunadi di situs resmi Kementerian Kesehatan, dikutip pada Rabu (17/6).

Oleh karena itu, orang-orang yang mendapatkan vaksinasi COVID-19 secara lengkap tetap harus melakukan tindakan pencegahan dengan menjalankan prokes (protokol kesehatan) secara tertib. Terutama saat berada di tempat umum, di mana orang lain mungkin memiliki virus corona.