Entertainment

Vanessa Angel Beli 15 Butir Pil Xanax Saat Terjerat Kasus Prostitusi Online

Vanessa Angel beli Pil Xanax di Apotek di Surabaya, Jawa Timur.


Vanessa Angel Beli 15 Butir Pil Xanax Saat Terjerat Kasus Prostitusi Online
Vanessa Angel bersama suaminya di Pengadilan Negeri Jakarta Barat, Senin (14/9) (AKURAT.CO/Agussalim)

AKURAT.CO, Sidang lanjutan kasus penyalahgunaan narkotika Vanessa Angel kembali berlangsung di Pengadilan Negeri Jakarta Barat, Senin (5/10). Kali ini sidang beragenda pemerikasaan terdakwa, Vanessa Angel.

Saat diperiksa oleh majelis hakim, Vanessa mengaku mendapatkan 15 butir pil ekstasi di salah satu apotik, di Surabaya. Sementara lima butir lainnya dari mantan pengacaranya, Abdul Malik.

"15 butir itu saya beli di apotek di Surabaya. (Lima butir) dari mantan pengacara saya," ujar Vanessa Angel di PN Jakarta Barat, Senin (5/10).

"Yang 15 butri enggak saya bawa (waktu diperiksa dalam kasus dugaan prostitusi online) yang mulia, saya tinggal (di Jakarta). Iya sudah saya beli," lanjutnya.

Vanessa menjelaskan tidak ingat lagi nama apotik yang menjual xanax tersebut kepada dirinya kala itu. Intinya, apotek itu tidak jauh dari hotel penginapannya.

"Namanya saya kurang jelas. Tapi jarak dari hotel saya itu sekitar 20 menit, saya menginap di (Four) Poin Sheraton Surabaya. Itu malam saya belinya yang mulai, kurang lebih jam 11 malam," jelasnya.

Pada saat itu, Vanessa membelinya dengan menggunakan resep dokter dari rumah sakit Puri Cinere, Depok, Jawa Barat. Meskipun menolak resep tersebut, namun pegawai apotek tetap menjual xanax kepada ibu satu anak itu.

"Jadi menunjukkan resep tersebut ke pegawai apotiknya, terus dia bilang ‘oh mba ini resep Jakarta ya, kalau resep Jakarta gak bisa ditebus di Surabaya’. 'Terus saya harus tebus dimana lagi ya? Saya butuh banget obat itu’ karena saya enggak bisa tidur, asam lambung kena. Mungkin mba-nya juga ngelihat saya di pemberitaan stress atau gimana gitu," imbuhnya.

"Tapi dia bilang ‘enggak ada lagi mbak, yang buka 24 jam cuma beberapa apotek aja, rata-rata enggak mau terima resep ini. Tapi kalau mbak butuh banget saya kasih deh, tapi saya minta foto ya’ gitu. Ternyata pegawainya minta foto sama saya yang mulia, dia ngefans sama saya. Terus saya ‘enggak apa-apapa nih mbak beneran?’ ‘Iya gak apa-apa saya aksih aja’ dia bilang gitu," tambahnya.[]

Riandar Fata Hudaya

https://akurat.co