Tech

Valentine 2021 Menjadi Momentum Perjodohan Digital Berbasis AI

Peran kecerdasan buatan (AI) dalam sebuah hubungan kini dipertimbangan sebagai gagasan utama


Valentine 2021 Menjadi Momentum Perjodohan Digital Berbasis AI
Ilustrasi zodiak paling populer di aplikasi kencan online (Unsplash)

AKURAT.CO, Perayaan Valentine yang terjadi di tengah lockdown pandemi Covid-19 telah merubah cara orang-orang menjalin hubungan asmara. Gagasan tentang perjodohan (matchmaking) digital lantas kembali diperhitungkan.

Peran kecerdasan buatan (AI) dalam sebuah hubungan kini dipertimbangan sebagai gagasan utama. Sejumlah teman AI bermunculan dan diminati seperti Xioice dan Replika, chatbot AI yang populer karena pengaruh mereka dalam mendefinisikan ulang konsep sebuah hubungan romantis.

Seiring orang-orang berusaha memenuhi koneksi manusia dengan interaksi yang lebih sedikit, hal itu bisa menjadi puncak lonjakan penggunaan AI, robot, hingga hubungan virtual.

Perusahaan keamanan siber Kaspersky melalui penelitiannya selama 18 bulan terakhir memantau momentum kebangkitan AI untuk memenuhi permintaan manusia dalam hubungan digital. 

Kaspersky melihat bagaimana AI memanifestasikan dirinya dalam dialog, komunikasi dan interaksi sistem. Contoh utama termasuk suara navigasi satelit, berbagai aplikasi chatbot, speaker pintar atau asisten suara.

Semuanya lebih dikenal sebagai suara perempuan yang diprogram untuk berinteraksi dengan pengguna, sesuai permintaan.

Seperti yang ditemukan dalam kampanye Kaspersky ‘Love and Loneliness’, 84% orang di seluruh Eropa mengakui bahwa mereka lebih kesepian selama pandemi daripada sebelumnya karena tidak dapat melihat keluarga, teman, dan kolega. 

Keterpisahan dari kontak manusia ini menyebabkan 64% orang berusia 18-24 tahun dan 66% orang berusia 25-34 tahun menghabiskan lebih banyak waktu untuk menggunakan teknologi daripada sebelum era pandemi. 

Teknologi panggilan video, kencan online, gim online, chatbots, atau bahkan melakukan percakapan dengan asisten virtual seperti Alexa, semuanya merupakan aktivitas yang lazim digunakan demi mengurangi perasaan kesepian.

Kaspersky menyatakan ketika perasaan kesepian meningkat, adalah wajar dan dapat dimengerti untuk menyimpulkan bahwa gagasan kenyamanan, teman, atau kedekatan buatan (artificial) tidak lagi seaneh yang mungkin terlihat di tahun 2019.

Di hari Valentine, penting untuk mempertimbangkan solusi yang efektif. Penggunaan AI dan robot untuk meningkatkan kualitas hubungan tidak cocok untuk semua orang, tetapi bagi mereka yang sedang mengeksplorasi hal ini, sama pentingnya untuk tidak memaksa mereka bersembunyi atau menghalangi mereka.

Kaspersky lantas menyerukan edukasi yang lebih tinggi tentang penipuan phishing, malware, perlindungan data, VPN atau efektivitas kata sandi dalam membuat orang tetap aman.