News

Vaksinasi Covid-19 Jadi Syarat Mutlak Berkegiatan  di Jakarta

Kegiatan-kegiatan di Jakarta akan dibuka secara bertahap, syaratnya mesti vaksin.


Vaksinasi Covid-19 Jadi Syarat Mutlak Berkegiatan  di Jakarta
Warga saat mengikuti vaksinasi massal di kawasan Pecinan, Petak Enam, Glodok, Jakarta Barat, Sabtu (31/7/2021). (AKURAT.CO/Sopian)

AKURAT.CO, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bakal menjadikan vaksinasi Covid-19 sebagai syarat utama berkegiatan di ibu kota.Sekarang ini Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melakukan berbagai pembatasan kegiatan masyarakat setelah Covid-19 masuk Jakarta pada Maret 2020 lalu.

Salah satu contoh kegiatan yang vakum sampai sekarang adalah belajar-mengajar tatap muka dalam kelas, atau kegiatan tempat hiburan malam yang ditutup gara-gara corona. Kemudian tempat wisata dan pusat perbelanjaan juga kerap dibuka-tutup karena penurunan kasus corona yang tak stabil.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menegaskan, kegiatan-kegiatan di Jakarta akan dibuka secara bertahap, syaratnya mesti vaksin.

"Kami di Jakarta nantinya akan melakukan pembukaan kegiatan dengan mensyaratkan harus mengikuti vaksinasi terlebih dahulu," kata Anies di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Minggu (1/8/2021).

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu tak menjelaskan waktu yang pas untuk membuka semua kegiatan di Jakarta yang terdampak berbagai kebijakan pembatasan ini, namun yang jelas, jika semakin banyak warga Jakarta yang diimunisasi, pelonggaran pembatasan akan semakin cepat dilakukan.

Sekarang ini, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah memberikan satu dosis vaksin pertama pada 7,5 juta warga dan 2,5 juta warga lainnya telah menerima dosis lengkap, artinya target dari Presiden Joko Widodo telah terlampaui. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta kemudian menaikkan target menjadi 8,8 juta warga yang akan divaksin hingga akhir Agustus 2021 mendatang.

"Jadi, kita nanti akan secara bertahap melakukan pembukaan pada aktivitas-aktivitas, dan itu membutuhkan persyaratan vaksin. Karena itu, program vaksinasi yang sekarang diluncurkan menjadi solusi bagi masyarakat di Jakarta," tuturnya.

Orang nomor satu di Jakarta itu menargetkan bakal menyebar lebih dari 900 sentra vaksinasi di seluruh di Jakarta agar masyarakat lebih gampang mendapatkan vaksin. Program tersebut disokong dengan vaksinasi keliling guna menyasar masyarakat yang masih kesulitan datang ke sentra-sentra vaksinasi. Saat ini armada vaksinasi keliling terus ditambah untuk memperluas jangkauan. 

"Akan ada lebih dari 900 titik, Anda bisa datang dengan mudah, sehingga warga Jakarta bisa mendapatkan vaksin dengan mudah," pungkasnya.[]