Ekonomi

Vaksinasi Covid-19 di Tanah Abang, Mulai Beri Efek Psikologis Bagi Pedagang

Pasca dilaksanakannya vaksinasi selama dua kali di Tanah Abang memberikan efek psikologis


Vaksinasi Covid-19 di Tanah Abang, Mulai Beri Efek Psikologis Bagi Pedagang
Presiden Joko Widodo bersama Menkes Budi Gunadi Sadikin dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat inspeksi mendadak (sidak) langsung pemberian vaksin COVID-19 kepada para pedagang di Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat, Rabu (17/2/2021). (AKURAT.CO/BPMI-Setpres/Lukas)

AKURAT.CO Beberapa waktu lalu, program vaksinasi massal dalam rangka mencegah penyebaran virus Covid-19 bagi pedagang pasar dimulai. Dimana program vaksinasi tersebut dilakukan pertama kalinya di pasar Tanah Abang yang disaksikan secara langsung oleh Presiden Joko Widodo.

Melihat adanya program vaksinasi massal tersebut, Direktur Utama PD pasar Jaya, Arief Nasrudin menyampaikan bahwa pasca dilaksanakannya vaksinasi selama dua kali di Tanah Abang memberikan efek psikologis yang signifikan.

"Vaksinasi massal yang sudah dilakukan sebanyak dua kali di Tanah Abang ini menghasilkan berbagai efek psikologis, mulai dari keramaian pasar yang sudah mulai menggeliat serta self confident dari para pedagang tersebut," ucapnya saat menjadi pembicara di Dialog Produktif Rabu Utama “Geliat Transaksi Setelah Vaksinasi” di Jakarta, Rabu (21/4/2021).

Meskipun begitu, lanjutnya, saya tak henti-hentinya mengingatkan agar para pedagang dan para pengunjung tetap memperhatikan program kesehatan (prokes) demi mencegah penularan virus Covid 19. 

Kemudian efek psikologis yang kedua, tambahnya, dari pengunjungnya sendiri juga sudah mulai terlihat adanya peningkatan walaupun indikatornya tercampur dengan indikator di bulan ramadhan sehingga kita harus memastikan dahulu berapa clear angka perbaikannya atau pertumbuhan transaksinya seperti apa.

Lebih merinci dirinya menyampaikan bahwasanya sampai saat ini sudah ada lebih dari 30 ribu pedagang pasar Tanah Abang yang menerima vaksin Covid 19, dimana angka tersebut melonjak dua klai lipat yang ditargetkan hanya 15 ribu pedagang pasar. 

"Kita sudah 30 ribuan lebih di Tanah Abang (yang terima vaksin). Awalnya kita cuma targetkan 15 ribu pedagang pasar," ucapnya.

Arif mengatakan membludaknya minat pedagang pasar untuk mendapatkan vaksinasi tidak terlepas dari komunikasi yang dilakukan Pemerintah Pusat dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Selain itu, testimoni dari mulut ke mulut pedagang pasar membuat antusias terhadap vaksinasi ini menjadi tinggi.

"Jadi awalnya vaksin ini disampaikan dari mulut ke mulut pedagang pasar, sehingga pada akhirnya membuat jumlah peminatnya banyak sampai saat ini," ucapnya.

Vaksinasi yang sama juga akan dilakukan untuk pedagang Pasar Kebayoran Lama dan Pasar Mayestik di Jakarta Selatan. Program ini diharapkan bisa membantu pelaku UMKM di pasar untuk bisa mulai bangkit.

Prabawati Sriningrum

https://akurat.co

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Untuk komentar, silahkan terlebih dahulu