Ekonomi

Vaksin di Indonesia Berjalan Masif, Masyarakat Patut Bersyukur

Pengamat Komunikasi lulusan Universitas Indonesia, Fatimah Ibtisam menilai program vaksinasi ini sangat penting dan mesti dimanfaatkan masyarakat di Indonesia.


Vaksin di Indonesia Berjalan Masif, Masyarakat Patut Bersyukur
Petugas kesehatan menyuntikan Vaksin COVID-19 dalam kegiatan vaksinasi massal di SMA Negeri 70 Jakarta, Jakarta, Rabu (24/2/2021).

AKURAT.CO Indonesia menjadi salah satu dari beberapa negara dunia yang telah menjalankan program vaksinasi Covid-19.

Kenyataan tersebut dinilai patut disyukuri mengingat kesulitan bagi sejumlah negara untuk mendapatkan vaksin. Sebab saat ini miliaran penduduk di sejumlah negara membutuhkan vaksin secara bersamaan.

Di sisi lain, produksi vaksin belum sebanding dengan permintaan. Karena itu banyak negara yang masih belum bisa melakukan vaksinasi untuk masyarakatnya.

baca juga:

Pengamat Komunikasi lulusan Universitas Indonesia, Fatimah Ibtisam menilai program vaksinasi ini sangat penting dan mesti dimanfaatkan masyarakat di Indonesia.

"Kita patut bersyukur sebab Indonesia menjadi salah satu negara yang bisa menyediakan vaksin. Rasa syukur itu mesti dituangkan dengan cara proaktif memanfaatkan program vaksinasi ini," ujar Tisam, Jakarta, Minggu (28/2/2021).

Menurutnya, secara komunikasi publik, pemerintah perlu untuk lebih gencar menginformasikan kepada masyarakat terkait pentingnya vaksinasi ini untuk memutus mata rantai pandemi yang sudah berlangsung tepat setahun di Indonesia.

"Edukasi dan komunikasi publik penting untuk terus ditingkatkan. Ini agar masyarakat bisa memahami secara utuh bahwa vaksin yang kini ada dan telah didistribusikan adalah vaksin yang aman dan halal. Dengan arus informasi yang begitu deras, sangat penting memastikan bahwa informasi kesehatan yang benar sampai ke masyarakat," ujar wanita yang juga pegiat media tersebut.

Apa yang disampaikan Tisam senada dengan pernyataan yang baru disampaikan oleh Sekjen PBB Antonio Gutteres. Dia menyesali masih banyaknya negara yang belum sama sekali melakukan vaksin kepada masyarakatnya.

Tercatat ada sekitar 130 negara yang belum melakukan program vaksin. Sebaliknya sejumlah negara maju ada yang telah melakukan vaksinasi sekitar 75 persen dari total masyarakatnya.

Andi Syafriadi

https://akurat.co

0 Comments

Leave a comment

Sorry, you mush first