Entertainment

Uya Kuya Ceritakan Momen Sedih saat Dirinya Positif COVID-19

Presenter Uya Kuya sempat positif COVID-19 beberapa waktu lalu. Hal tersebut merupakan pengalaman paling berat bagi pria 45 tahun itu.


Uya Kuya Ceritakan Momen Sedih saat Dirinya Positif COVID-19
Uya Kuya (Instagram/king_uyakuya)

AKURAT.CO, Presenter Uya Kuya sempat positif COVID-19 beberapa waktu lalu. Hal tersebut merupakan pengalaman paling berat bagi pria 45 tahun itu. Pengalamannya sempat positif COVID-19 ia ceritakan saat menjadi bintang tamu di kanal YouTube milik Deddy Corbuzier pada Minggu (28/2).

Ayah dua orang anak ini menjalani perawatan di rumah sakit ketika dinyatakan positif COVID-19. Ia mengaku tak kuasa menahan tangis kala itu. Ada dua hal yang membuatnya sedih dan berurai air mata.

"Itu hal terberat yang pernah gue alami seumur hidup gue. Pertama, antivirus yang masuk ke badan gue. Itu kan disuntik, lewat darah rasanya kayak disayat-sayat pisau. Itu sakit banget bener lho," cerita Uya.

Kemudian Uya Kuya tak mampu menahan air matanya ketika mengingat putrinya, Cinta, yang akan berulang tahun ke-17 tahun. Pasalnya, Uya sudah mempersiapkan berbagai kejutan untuk ulang tahun putrinya.

"Gue pengin banget ngerayain ulang tahun Cinta. Ngebayangin Cinta sendirian, yang lain kan kena semua. Karena Cinta satu-satunya yang nggak kena," tambahnya.

Selain Uya Kuya, istrinya Astrid dan anak lelakinya Nino, dinyatakan positif COVID-19. Sementara hanya Cinta, anak pertamanya yang tidak terkena. Saat dinyatakan positif COVID-19, Uya Kuya merasakan gejala seperti demam tinggi, muntah-muntah, mual dan tidak berselera mengonsumsi makanan.

"Orang pas sakit COVID-19 mesti makan banyak, makan vitamin. Tapi gue nggak bisa masuk. Gue konsumsi makanan dan obat-obatan lewat infus," cerita pria kelahiran 4 April 1975 ini.

Setelah dinyatakan positif COVID-19, pemilik nama asli Surya Utama ini menjalani istirahat total kurang lebih satu bulan. Kini ia lebih protektif usai sempat positif COVID-19. Ia pun memperingatkan bahayanya virus tersebut.

"Gue orang yang nggak punya penyakit bawaan, cuma mag tapi separah itu. Tapi kita harus positif. Ada di rumah sakit nenek-nenek usia 90 tahun sembuh. Tapi temen gue yang umurnya 38 tahun sehat, meninggal. Jadi jangan bercanda sama penyakit. Dan jangan sampai telat (tahu kalau positif)," tutupnya.[]