News

UU Ciptaker Bisa Bendung Alih Fungsi Lahan

UU Cipta Kerja dinilai masih dapat membendung alih fungsi lahan pertanian.


UU Ciptaker Bisa Bendung Alih Fungsi Lahan
Fokus - Omnibus Law (AKURAT.CO/Candra Nawa)

AKURAT.CO, UU Cipta Kerja dinilai masih dapat membendung alih fungsi lahan pertanian, meski ditujukan untuk mengundang investasi. 

Dengan begitu, perlindungan lahan pertanian bisa disinergikan dengan agenda pembangunan nasional. Hal itu sebagaimana disampaikan oleh akademisi Institut Pertanian Bogor (IPB), Prima Gandhi. 

"Seharusnya bisa (melindungi lahan pertanian). Karena ada komitmen dari pemerintah untuk memblok wilayah mana saja yang bisa dibangun atau tidak. Termasuk tidak di kawasan pertanian," kata Prima Gandhi,  Sabtu (21/11/2020). 

Menurutnya, kunci perlindungan lahan pertanian itu terletak pada "political will" pemerintah untuk tidak menempatkan investasi di lahan produktif. 

"Jadi sekarang baiknya izin satu pintu. BKPM bisa memimpin itu. Jangan sampai investasi diarahkan ke lahan pertanian yang produktif," tuturnya. 

Gandhi menyarankan, pemerintah membuat aturan turunan yang spesifik agar investasi tidak diarahkan ke lahan pertanian yang sudah ditetapkan sebagai Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B). 

"Lahan pertanian pangan berkelanjutan ini harus tetap dijaga ya. Investasi jangan diarahkan ke sini, kecuali ada lahan penggantinya," kata Gandhi. 

Sebagaimana diketahui, pertanian merupakan sektor yang strategis bagi bangsa Indonesia. Terbukti ketika masa pandemi hanya sektor ini yang kinerjanya tumbuh positif. 

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat sektor pertanian mengalami pertumbuhan positif pada kuartal III-2020, yakni sebesar 2,15 persen (yoy). 

Arief Munandar

https://akurat.co

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Untuk komentar, silahkan terlebih dahulu