News

Bicara Capres, Utut PDIP: Kita Berdoa Mbak Puan yang Dicapreskan

Bicara Capres, Utut PDIP: Kita Berdoa Mbak Puan yang Dicapreskan
Ketua Fraksi PDIP Utut Adianto menggelar jumpa pers terkait penambahan pimpinan DPR di Nusantara III, Kompleks Parlemen MPR/DPR-DPD, Senayan, Jakarta, Senin (19/3). Ketua umum PDIP Megawati Soekarnoputri menetapkan Utut Adianto sebagai wakil ketua DPR RI. Pengisian jabatan baru di DPR dan MPR sesuai dengan hasil revisi UU Nomor 17 tahun 2014 tentang MPR, DPR, DPRD dan DPD (UU MD3). Dalam revisi itu, pimpinan DPR ditambah satu kursi menjadi lima. Sementara pimpinan MPR ditambah tiga kursi (AKURAT.CO/Sopian)

AKURAT.CO, Ketua Fraksi PDI-Perjuangan (PDIP) DPR RI Utut Adianto berharap agar Ketua DPP PDIP Puan Maharani yang akan diusung dalam pemilihan presiden (pilpres) 2024 mendatang. 

Namun, kata Utut, hal itu kembali kepada keputusan Ketua Umum Megawati Soekarnoputri. 

"Sampai saat ini kita mengharapkan calon kita, terutama kami di Fraksi, kita tentu semua berdoa Mbak Puan yang dicapreskan tapi keputusan ada di Ibu (Megawati) sekali lagi," kata Utut kepada awak media di Gedung DPR, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, pada Selasa (6/9/2022). 

baca juga:

Anggota Komisi I DPR itu menyebut bahwa saat ini PDIP masih terus melakukan safari politik. Utut menargetkan langkah politik Puan kali ini akan selesai hingga Oktober tahun ini. 

"Sekali lagi kita sekarang dalam posisi safari ke semua ketua parpol dari safari ini yang kita harapkan akhir Oktober selesai kita bisa merangkum peta politik nasional untuk kita laporkan pada Ibu Ketua Umum (Megawati)," ujar dia. 

Adapun, kata Utut, safari politik Puan selanjutnya dijadwalkan akan bertemu PKB dan Golkar. Sebagaimana diketahui, Puan telah mengunjungi NasDem dan Gerindra. 

"Segera kita ke Pak Airlangga ke Cak Imin, kemudian ke Pak Harso, Pak Harso mungkin terakhir karena sekarang lagi ada gonjang ganjing ke PPP terakhir. Terus ke PAN," ucap dia. 

Meski begitu, Utut mengatakan bahwa PDIP ada rencana menemui dua partai oposisi pemerintah yakni PKS dan Demokrat, namun belum ada komunikasi lebih lanjut mengenai hal itu. 

"(Rencananya) akan ke Demokrat dan PKS. Belum, (dikomunikasikan)" tukas dia. []