Olahraga

Usyk Bersedia Tanggung Biaya Siaran Pertarungannya untuk Warga Ukraina

Oleksandr Usyk akan menghadapi Anthony Joshua pada pertarungan gelar WBA, WBO, IBF, dan IBO, di Jeddah, Arab Saudi, Sabtu (20/8).

Usyk Bersedia Tanggung Biaya Siaran Pertarungannya untuk Warga Ukraina
Juara dunia tinju kelas berat asal Ukraina, Oleksandr Usyk, ketika sampai di Jeddah, Arab Saudi, Minggu (15/8). (TWITTER/Matchroom Boxing)

AKURAT.CO, Bagaimanapun, perang akan tetap membayangi petinju asal Ukraina, Oleksandr Usyk, ketika ia naik ring untuk mempertahankan empat sabuk juara dunia kelas berat melawan Anthony Joshua. Usyk akan menghadapi Joshua pada pertarungan gelar WBA, WBO, IBF, dan IBO, di Jeddah, Arab Saudi, Sabtu (20/8).

Bagi Usyk, perang yang dimulai dengan invasi Rusia ke Ukraina sejak 24 Februari lalu itu telah membuat pertarungannya melawan Joshua menjadi simbol bagi negaranya. Petinju berusia 35 tahun tersebut akan berusaha tetap terhubung dengan negaranya dengan memastikan warganya bisa menyaksikan laga kontra Joshua.

Sebagaimana dikabarkan The Guardian, Usyk bahkan bersedia menanggung biaya pay-per-view (bayar per tayang) agar bisa memberikan pertarungannya melawan Joshua. Namun, penyelenggara laga akbar sudah mencapai kesepakatan untuk memberikan tayangan pertarungan gratis bagi warga Ukraina.

baca juga:

“Ini hebat dan itu bakal menunjukkan hubungan antara saya dan Ukraina. Fakta bahwa semua orang di negara saya bisa menonton (pertarungan) bakal menginspirasi saya,” ucap Usyk.

Usyk saat ini jelas adalah satu dari 41 juta rakyat negaranya yang paling terkenal di masa perang Ukraina-Rusia saat ini. Pertarungan besar ini jelas menjadi perhatian presidennya, Volodymyr Zelenskiy, dan Usyk berniat bertemu dengan sang pemimpin selepas laga melawan Joshua.

“Presiden kami punya banyak pekerjaan saat ini jadi dia benar-benar sibuk dengan semua masalah negara. Tetapi saya bakal berbicara kepadanya dan itu akan menjadi sebuah kehormatan,” kata Usyk.

Tentang kondisi fisiknya, Usyk mengaku bahwa ia sempat kehilangan berat badan sekitar 4,5 kilogram di fase-fase awal perang. Ketika itu, Usyk kembali ke Ukraina dan bergabung dengan militer untuk menghadapi serangan tentara Rusia.

“Di bulan pertama perang saya kehilangan (berat badan) 4,5 kilogram,” kata Usyk.

“Tetapi ketika saya mulai bersiap untuk pertarungan ini saya dengan cepat meningkatkan berat badan dan tim saya melakukan kerja luar biasa untuk memperkuat tubuh saya. Saya tidak ingin bicara banyak tentang berat badan tetapi hal utama adalah saya merasa bugar dan kuat luar biasa.”[]