News

Usut Presdir RIMO Gasak Duit Asabri, Kejagung Cecar Tim Saham Bentjok

Dua saksi yang diperiksa penyidik berinisial CM dan J


Usut Presdir RIMO Gasak Duit Asabri, Kejagung Cecar Tim Saham Bentjok
Gedung Bundar Jampidsus Kejagung (AKURAT.CO/Sopian)

AKURAT.CO, Tim jaksa penyidik pada Direktorat Penyidikan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung terus mendalami peran Teddy Tjokro, adik Benny Tjokrosaputro (Bentjok) yang merupakan terdakwa kasus mega korupsi Asabri. Tim penyidik  memeriksa dua saksi yang merupakan tim saham Benjok.

Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung Leonard Eben Ezer Simanjuntak mengatakan, dua saksi yang diperiksa penyidik berinisial CM dan J, tim saham Bentjok.

"Saksi hadir, keduanya diperiksa terkait pengelolaan dana investasi di PT Asabri (Persero) dengan tersangka TT (Teddy Tjokro)," kata Leo kepada media di kantornya, Rabu (1/12/2021).

Teddy merupakan tersangka baru dalam perkara Asabri. Dia adalah Presiden Direktur PT Rimo International Lestari Tbk.

Dalam kasus Asabri, Teddy diduga turut serta bersama-sama terdakwa Benny Tjokrosaputro, Direktur PT Hanson Intenational melakukan perbuatan korupsi dan pencucian uang.

Leo menyatakan, pemeriksa dua saksi untuk memperkuat fakta hukum dan bukti keterlibatan Teddy 'menggoreng' saham Asabri.

"Pemeriksaan saksi dilakukan untuk memberikan keterangan guna kepentingan penyidikan tentang suatu perkara pidana yang ia dengar sendiri, ia lihat sendiri dan ia alami sendiri guna menemukan fakta hukum tentang tindak pidana korupsi yang terjadi di PT Asabri," kata Leo.

Sebelumnya, tim jaksa penyidik menyita tiga aset milik tersangka Teddy Tjokrosaputro yang diduga terafiliasi dengan korupsi PT. Asabri.

Penyitaan aset itu berupa tiga bidang tanah yang berdiri bangunan berupa Mall Ambon City Center seluas seluruhnya 60.000 meter persegi atau 6 hektar. Aset tersebut berada di Desa Passo, Kecamatan Baguala, Kota Ambon, Maluku.

Leo mengatakan, penyitaan terhadap aset dari tersangka TT telah seizin Ketua Pengadilan Negeri Ambon. Sesuai dengan penetapan Ketua Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Negeri Ambon Nomor: 74/Pen.Pid.Sus-TPK/2021/PN.Amb tanggal 3 November 2021.

Dalam penetapan itu penngadilan mengizinkan penyitaan terhadap tiga bidang tanah dan bangunan terkait tersangka Teddy Tjokro Komisaris PT Rimo International Lestari. Antara lain satu bidang tanah dan bangunan sesuai Sertifikat Hak Guna Bangunan (HGB) No. 0565, beralamat di Desa Passo, Kecamatan Baguala, Kota Ambon seluas 25.000 M2 atas nama PT Bliss Retailindo Utama.

Kemudian satu bidang tanah dan bangunan sesuai Sertifikat Hak Guna Bangunan (HGB) No. 0566, beralamat di Desa Passo, Kecamatan Baguala, Kota Ambon seluas 20.000 M2 atas nama PT. Bliss Retailindo Utama.

Selain itu satu bidang tanah dan bangunan sesuai Sertifikat Hak Guna Bangunan (HGB) No. 0567, beralamat di Desa Passo, Kecamatan Baguala, Kota Ambon seluas 15.000 M2 atas nama PT. Bliss Retailindo Utama.

“Di atas tiga bidang tanah tersebut berdiri sebuah bangunan permanen yaitu Mall Ambon City Centre,” ucap Leo.[]