News

Usut Penyelewengan Bansos PKH, Kejari Tangerang Diapresiasi Mensos Risma

Penyidik memeriksa 4000 saksi sebelum dua pendamping sosial ditetapkan menjadi tersangka


Usut Penyelewengan Bansos PKH, Kejari Tangerang Diapresiasi Mensos Risma
Menteri Sosial Tri Rismaharini bersama Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Tangerang, Bahrudin, dan jajarannya dalam konferensi pers terkait penanganan kasus penyelewengan Bansos PKH, Selasa (3/8/2021). (ISTIMEWA)

AKURAT.CO, Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini mengapresiasi langkah Kejaksaan Negeri Kabupaten Tangerang mengusut dugaan penyalahgunaan dana bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH).

"Saya mengapresiasi kinerja Kejaksaan Negeri Kabupaten Tangerang yang telah berhasil menangani perkara dugaan penyimpangan PKH," kata Risma dalam konferensi pers bersama Kepala Kejari Kabupaten Tangerang Bahrudin di Gedung Kementerian Sosial, Jakarta, Selasa (3/8/2021). 

Risma berharap kasus penyimpangan PKH di Kabupaten Tangerang bisa memberikan efek jera bagi para pendamping sosial di seluruh Indonesia. Kasus ini cukup banyak menyita perhatian publik karena memeriksa hampir 4.000 saksi.

"Saksi yang diperiksa sangat banyak jumlahnya mencapai 4.000 saksi," ujar Risma dalam konferensi pers yang dipantau redaksi secara daring.

Dalam kesempatan sama, Kepala Kejari Kabupaten Tangerang Bahrudin mengatakan jajaran penyidiknya melakukan penyelidikan atas kasus PKH berdasarkan informasi masyarakat. Dari informasi tersebut penyidik melakukan investigasi yang dimulai dari intelejen Kejari Kabupaten Tangerang, kemudian setelah memenuhi alat bukti, penyidik menaikan status penyelidikan menjadi penyidikan.

"Setelah memeriksa 4.000 saksi secara bertahap, untuk sementara Kejari kami menetapkan dua tersangka dan sudah kami tahan," tegas Bahrudin.

Menurutnya, pengusutan program Bansos PKH ini karena rasa kepedulian terhadap warga miskin yang seharusnya mendapatkan bantuan secara utuh. Namun, faktanya dipotong oknum pendamping sosial. Apalagi menerima bantuan ini mayoritas warga pra sejahtera.

"Saya berterima kasih telah mengundang Kejari Kabupaten Tangerang dan mengapresiasi Mensos yang sudah tanggap dengan melakukan sidak ke lapangan," tandasnya.[]