News

Usut Kasus Sambo, Komisi III Jadwalkan Pemanggilan Kapolri Rabu Depan

"(Kapolri) dijadwalkan tanggal 24, itu hari Rabu. Kalau hari Senin dengan LPSK, Kompolnas, Komnas HAM,"


Usut Kasus Sambo, Komisi III Jadwalkan Pemanggilan Kapolri Rabu Depan
Ketua Komisi III DPR RI Bambang Wuryanto atau Bambang Pacul saat memberikan keterangan di ruang Fraksi PDIP, kompleks Parlemen MPR/DPR-DPD, Senayan, Jakarta, Selasa (12/7/2022). Bambang Pacul mengungkapkan bahwa ada kejanggalan dalam kasus yang terjadi di internal Polri soal penembakan yang dilakukan Bharada E kepada Brigadir J. Kejanggalan itu, dikatakan Pacul, yakni bagaimana bisa sesama abdi negara bisa kontak senjata. AKURAT.CO/Sopian (Sopian)

AKURAT.CO, Komisi III DPR RI bakal memanggil sejumlah instansi dan lembaga untuk menelusuri lebih jauh perihal kasus pembununan berencana oleh Irjen Ferdy Sambo pada pekan depan.

Ketua Komisi III Bambang Wuryanto alias Bambang Pacul mengatakan pemanggilan akan dilakukan secara terpisah. 

Selain memanggil Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo pada Rabu (24/8/2022), Pacul menyebut bahwa pihaknya akan memanggil pihak-pihak lain yang terlibat dalam penyelesaian kasus tersebut.

baca juga:

"(Kapolri) dijadwalkan tanggal 24, itu hari Rabu. Kalau hari Senin dengan LPSK, Kompolnas, Komnas HAM," kata Bambang dikutip Jumat (19/8/2022).

Meski pemanggilan tersebut tidak mengarah detail perihal Ferdy Sambo semata, tetapi yang pasti kasus Ferdy Sambo dan kematian Brigadir J atau Yosua Hutabarat akan turut didalami.

"Enggak langsung. Tapi kita menyisir dulu," ucap Ketua Bappilu PDIP itu.

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Ketua Komisi III Adies Kadir memastikan jadwal pemanggilan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk membahas kasus pembunuhan berencana oleh Irjen Ferdy Sambo akan digelar Rabu pekan depan.

"Rabu Minggu depan," kata Adies dikonfirmasi wartawan, Kamis (18/8/2022).

Menurut dia, pemanggilan Listyo tersebut memang untuk membahas perihal kematian Brigadir J atau Yosua Hutabarat. Tetapi tidak menutup kemungkinan pemanggilan lewat rapat itu juga membahas hal lain terkait Polri.

"Salah satunya (kasus Brigadir J) dan lain-lain," kata Adies.

Sebelumnya, Ketua DPR RI Puan Maharani meminta Polri untuk segera menuntaskan kasus penembakan yang menyebabkan tewasnya Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J. 

Puan mengingatkan agar kasus pembunuhan ini diselesaikan secara transparan.

“Apalagi kasus ini sudah banyak menyita perhatian publik yang cukup besar,” kata Puan dalam keterangan tertulisnya, pada Selasa (9/8/2022).

Selain itu, Puan mengingatkan agar jangan ada pihak yang coba-coba menutup-nutupi kasus yang sudah menjadi perhatian publik tersebut.

“Ini menyangkut hilangnya nyawa seseorang, Polri harus bekerja profesional untuk menyelesaikan kasus ini, sekaligus menyelesaikan isu-isu liar yang sekarang beredar luas di masyarakat,” ujar Puan. []