News

Usulan Penghentian Operasional KRL Jabodetabek, PT KCI: Masih Dibahas Pemerintah


Usulan Penghentian Operasional KRL Jabodetabek, PT KCI: Masih Dibahas Pemerintah
Sejumlah penumpang berjalan di dekat gerbong KRL Commuter Line di Stasiun Bogor, Jawa Barat, Rabu (15/4/2020). Pada hari pertama penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di wilayah Kota Bogor, pengguna KRL Commuter Line masih berjalan normal dengan setiap jadwal keberangkatan memiliki jeda sekitar 5 hingga 10 menit dan pembatasan jumlah penumpang pada setiap gerbong. (ANTARA FOTO/Arif Firmansyah)

AKURAT.CO, PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) sedang melakukan pembahasan terkait usulan lima kepala daerah yang meminta penghentian sementara operasional kereta rel listrik (KRL) selama masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek).

"Masih dibahas oleh para pemangku kepentingan terkait, terutama pemerintah," kata Manager External Relations KCI Adli Hakim saat dihubungi, Rabu (15/4/2020).

Selama masa pembahasan terkait usulan pemberhentian operasional sementara KRL, KCI masih menyediakan layanan bagi para pengguna KRL dengan mengikuti batasan waktu yang telah ditentukan, yaitu hingga pukul 18.00 WIB.

"Selama masih dalam pembahasan, kami diarahkan untuk beroperasi sebagaimana yang sudah berjalan selama PSBB ini," kata Adli.

Lima kepala daerah meminta penghentian operasional KRL sementara selama penerapan PSBB untuk memutus mata rantai penyebaran COVID-19 di kawasan Bodetabek. Usulan kelima kepala daerah itu disampaikan dalam dialog dengan pimpinan PT KAI dan PT KCI, melalui video konferensi, Senin (13/4).

"Usulan pemberhentian sementara operasional commuter line ini, dimaksudkan agar penerapan PSBB di Bodebek bisa efektif dan optimal, untuk memutus rantai penyebaran COVID-19," kata Wakil Wali Kota Bogor Dedie saat dihubungi, Selasa (14/4).[]

Sumber: Antara