Entertainment

Ustad Yusuf Mansur Menangkan Kasus Investasi Tabung Tanah

Ustad Yusuf Mansur dilaporkan oleh para korbannya yang mengaku melakukan investasi sejak 2014 lalu.


Ustad Yusuf Mansur Menangkan Kasus Investasi Tabung Tanah
Dewan Pembina Yayasan Daarul Quran Yusuf Mansur memberikan sambutanya dalam acara Wisuda Akbar 8 yang diselenggarakan di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, Minggu (22/10). Wisuda Akbar dilakukan dengan melakukan hafalan Alquran terutama surat Al Fath berjamaah yang serentak digelar di 17 kapupaten/kota, 12 provinsi di Indonesia serta 12 negara lainnya. Turut hadir dalam acara ini pendiri sekaligus Dewan Pembina Yayasan Daarul Quran Yusuf Mansur, Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno, Penyanyi Sya (AKURAT.CO/Sopian)

AKURAT.CO, Sidang kasus investasi tabung tanah yang menjerat Ustad Yusuf Mansur kembali digelar pada Rabu (22/6) di Pengadilan Negeri Tangerang.

Pada sidang ini, hakim memutuskan bahwa gugatan dari para penggugat tidak memenuhi syarat formil.

Ustad Yusuf Mansur sendiri berhalangan hadir lantaran diketahui tengah berada di Yaman. Ia diwakili oleh kuasa hukumnya, Ariel Muchtar.

baca juga:

"Hari ini sidang putusan perkara 1366 tabung tanah. Alhamdulillah, tadi hakim sudah membacakan putusan hasilnya adalah syarat penggugat dinyatakan no, atau tidak dapat diterima," ujar Kuasa hukum Ustaz Yusuf Mansur, Ariel Muchtar ditemui usai sidang.

Ariel menjelaskan gugatan tersebut ditolak lantaran dianggap tidak memenuhi syarat formil yang dimana dalam artian gugatan kurang pihak.

"Jadi kami dari pihak tergugat menekankan bahwa gugatan yang diajukan oleh penggugat itu kurang pihak atau plurium litis consortium. Di mana seharusnya, ada pihak lain yang digugat, jika tidak digugat itu akan menyebabkan gugatan para penggugat cacat hukum," tuturnya.

"Pertimbangan hakim adalah Koperasi Merah Putih yang selalu disebut oleh penggugat dalam gugatannya itu, tidak pernah dilibatkan dalam gugatannya itu sendiri. Sedangkan seperti tadi hakim telah menyampaikan dalam pertimbangannya, penggugat itu dari poin-poinnnya selalu menyebutkan koperasi merah putih, tapi pada kenyataannya tidak selalu dilibatkan," sambungnya.

Seperti diketahui, Ustad Yusuf Mansur harus berurusan dengan hukum terkait tiga perkara perdata yang disidangkan di Pengadilan Negeri (PN) Tangerang.

Dua gugatan terkait perbuatan melawan hukum terkait program tabung atau investasi tanah. Sementara yang satu terkait wanprestasi investasi hotel, apartemen haji dan umrah.

Sebelumnya,Ustad Yusuf Mansur dilaporkan oleh dua korban yang mengikuti investasi tabung tanah sejak tahun 2014 silam.

Pada saat itu mereka tertarik ikut dalam program tersebut setelah ditawar oleh Ustadz Yusuf ketika mengisi acara ceramah agama di Hongkong.

Pada saat itu, ketiga tergugat memberikan dana awal senilai Rp2,2 juta, mereka juga mendaftar sebagai anggota Koperasi Merah Putih yang memungut biaya Rp200 ribu.

Namun semenjak terdaftar sebagai investor dalam investasi tabung tanah, mereka tidak mendapatkan penjelasan dari Yusuf Mansur.

Bahkan pembagian hasil keuntungan juga tidak pernah mereka terima sejak 2014 silam.

Padahal diawal kerjasama, Yusuf Mansur menjanjikan bagi keuntungan kepada para investor yang terlibat dalam program investasi tabung tanah tersebut.[]