News

Usai Minta Maaf pada Korsel, Kim Jong-un Diam-diam Tetap Siaga Perang


Usai Minta Maaf pada Korsel, Kim Jong-un Diam-diam Tetap Siaga Perang
Di balik aksi permintaan maafnya kepada Korsel, Kim Jong-un justru dilapokan tetap memberikan instruksi agar KPA tetap siap siaga terhadap ancaman perang atau konflik dengan Seoul (dailynk.com)

AKURAT.CO, Kasus pembunuhan yang dilakukan militer Korea Utara (Korut) kepada salah pejabat Seoul, ternyata terus berlanjut. Dalam laporan teranyar, Kim Jong-un dikatakan menyuruh anak buahnya untuk bersiap-siaga terhadap ancaman perang di perbatasan.

Sikap Kim ini jelas sangat kontras lantaran sebelumnya, ia telah mengirimkan mea culpa untuk Presiden Korea Selatan (Korsel), Moon Jae-in. Kim pun dikatakan menyesal hingga meminta maaf kepada Moon dan rakyatnya atas insiden tewasnya seorang pejabat perikanan Seoul.

Namun, sehari setelah meminta maaf kepada Moon, Kim justru memerintahkan Tentara Rakyat Korea (KPA) untuk tetap menyelesaikan persiapan pertempuran.

Kim pun memerintahkan militer untuk memberikan laporan status reguler tentang situasi di Laut Barat. Selain itu, ia juga menyuruh KPA untuk tetap menangani 'secara ketat' setiap pelanggaran perairan di teritorial Korut.

Perintah Kim itu dibocorkan secara langsung oleh sumber militer kepada surat kabar investigasi Korsel, Daily NK.

"Pemimpin Tertinggi (Kim Jong-un) memerintahkan Kepala Staf untuk memperkuat postur (siaga) kemarin lusa (26 September).

"Dia (Kim) mengatakan bahwa KPA tidak boleh lupa bahwa mereka (masih) menghadapi (prospek) perang terlepas dari apakah (Korut) terlibat dalam dialog dengan musuh-musuhnya atau tidak, dan bahwa mereka harus dengan tegas mempertahankan wilayah ibu pertiwi di udara, laut, dan darat," ucap sumber yang dirahasiakan namanya oleh Daily NK.

Mengikuti perintah Kim, Kepala Staf Korut lantas menyerahkan arahan Komando Tertinggi untuk pasukan angkatan laut negara itu.

Dalam perintahnya, angkatan laut pun diminta untuk menghalau segala upaya penyusupan ke wilayah Korut.