News

Ups Salah Kursi! Benjamin Netanyahu Terekam Duduk di Bangku PM Setelah Dikalahkan Oposisi

Seperti terekam dalam video yang diunggah BBC baru-baru ini, Netanyahu duduk di kursi PM yang bukan lagi menjadi miliknya


Ups Salah Kursi! Benjamin Netanyahu Terekam Duduk di Bangku PM Setelah Dikalahkan Oposisi
Benjamin Netanyahu lengser setelah 12 tahun menjabat sebagai PM Israel (East London & West Essex Guardian Series)

AKURAT.CO Minggu (14/6) adalah hari bersejarah bagi Israel, di mana kepemimpinan 12 tahun Benjamin Netanyahu resmi berakhir di tangan koalisi oposisi. Di hari itu, Knesset atau parlemen Israel menyetujui pembentukan pemerintahan baru yang ditawarkan oleh pemimpin Yesh Atid, Yair Lapid. Dengan persetujuan dari Knesset itulah, Netanyahu akhirnya berhasil didepak dari kursinya.

Kemudian sebagai gantinya, kursi Perdana Menteri (PM) Israel untuk dua tahun ke depan diampu oleh ketua partai ultranasionalis Yamina, Naftali Bennett.

Berita terusirnya Netanyahu dari kursi PM Israel itu pun tak ayal langsung riuh dibicarakan media. Di antaranya yang ramai termasuk momen ketika Netanyahu lupa dengan 'posisi barunya'.

Seperti terekam dalam video yang diunggah BBC baru-baru ini, Netanyahu duduk di kursi PM yang bukan lagi menjadi miliknya. Video itu sendiri pada mulanya memperlihatkan situasi saat Ketua Knesset mengumukan hasil tipis perolehan untuk pemerintahan baru Lapid dan koalisinya. Saat itulah, sejumlah besar anggota Knesset bertepuk tangan dan bersorak sorai kegirangan. Sementara, Netanyahu yang ketika itu memakai masker hitamnya, tampak tidak banyak bicara.

Setelahnya, terlihat Netanyahu menyalami Bennett, dan langsung menuju kursi lamanya. Namun, itu tidak sampai lama karena setelah beberapa detik, ia langsung diingatkan oleh seorang anggota Knesset yang lain. Oleh anggota Knesset itu, Netanyahu diminta untuk pindah ke posisi barunya, yakni di kursi barisan oposisi. Menanggapi peringatan itu, Netanyahu pun tampak pasrah dan langsung beranjak menuju barisan kursi belakang.

Kemudian saat sudah duduk di kursi oposisi, terlihat Lapid membersihkan mejanya. Sementara diketahui, Lapid akan mengambil alih PM pada Agustus 2023, yakni setelah setelah mitra koalisi utamanya, Bennett menyelesaikan dua tahun jabatannya.

Baca Juga: Naftali Bennett Resmi Jadi Perdana Menteri Baru Israel, Ini Reaksi Palestina

Namun, Netanyahu, yang diadili karena korupsi, tercatat masih menjadi ketua partai terbesar di Knesset, Likud. Ia pun diperkirakan akan terus menentang keras pemerintah baru yang dianggapnya 'berbahaya' dan lemah terhadap Iran. 

"Jika ditakdirkan bagi kita untuk berada di oposisi, kita akan melakukannya sampai kita menggulingkan pemerintah yang berbahaya ini dan kembali memimpin negara dengan cara kita," kata Netanyahu seperti dikutip dari Euro News.[]