Ekonomi

Update Harga CPO di KPBN 7 September, Turun Jadi Rp10.800 Per Kg

Update Harga CPO di KPBN 7 September, Turun Jadi Rp10.800 Per Kg
Pekerja menyusun tandan buah segar (TBS) kelapa sawit  di kawasan Candali, Bogor, Jawa Barat, Senin (20/9/2021). (AKURAT.CO/Dharma Wijayanto)

AKURAT.CO, Harga /CPO) di PT Kharisma Pemasaran Bersama Nusantara (KPBN) tercatat menurun menjadi Rp10.800/kg pada Rabu (7/9/2022). Dengan demikian, terdapat penurunan sekitar Rp251/kg, jika dibandingkan dengan harga CPO pada Selasa (6/9/2022) yang mencapai Rp11.051/kg.

Melansir laman InfoSAWIT pada Kamis (8/9/2022), untuk wilayah Belawan & Dumai, harga CPO mencapai Rp10.800/kg. Lantas, untuk harga CPKO di Teluk Bayur dibuka Rp10.680/kg, namun terjadi Withdraw (WD) dengan penawaran tertinggi Rp10.478/kg. Sementara harga CPO di Talang Duku tidak ada Informasi. Harga CPO di Kalimantan Barat dibuka Rp10.600/kg, namun terjadi WD dengan penawaran tertinggi Rp10.250/kg.

Harga CPO domestik kembali mengalami penurunan, sejalan dengan proyeksi harga CPO global yang saat ini dibayangi melimpahnya stok CPO. Tidak hanya itu, proyeksi ekonomi dunia yang kurang menggembirakan, termasuk terjadinya penutupan akses ke beberapa kota di China seperti di Sehezen dan Dalian menjadi faktor yang turut mempengaruhi penurunan harga CPO tersebut. 

baca juga:

Dalam survei Bloomberg, dengan tingginya stok lebih lanjut akan meredam harga minyak sawit yang telah anjlok lebih dari 40 persen sejak Mei 2022. Hal ini disebabkan Indonesia telah menerapkan berbagai kebijakan untuk meningkatkan ekspor minyak sawit termasuk memberlakukan penghentian sementara Pungutan Ekspor yang telah diperpanjang hingga akhir Oktober. 

Berikut rincian hasil Tender KPBN (Rp/Kg), exclude PPN periode Rabu (7/9/2022):

CPO_____

Franco Belawan & Dumai Rp10.800-MM, IBP, ACI

Teluk Bayur Rp10.680 WD. Penawaran tertinggi Rp10.478-WIRA

Kalimantan Barat Rp10.600 WD. Penawaran tertinggi Rp10.250-EUP.[]

Lihat Sumber Artikel di Warta Ekonomi Disclaimer: Artikel ini adalah kerja sama antara AkuratCo dengan Warta Ekonomi. Hal yang berkaitan dengan tulisan, foto, video, grafis, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab dari Warta Ekonomi.
Sumber: Warta Ekonomi